February 5, 2018

Lebih utama mana antara hormat orang tua atau ulama?


Mungkin di antara kita masih ada yang bingung manakaha yang di dahulukan antara orang tua dan ulama? Di sini saya akan bercerita sedikit mengenai kisah seorang wali allah yang berasal dari pekalongan beliau adalah Al Alamah Al Habib Hasyim bin yahya, kakek dari maulana Habib luthfi bin yahya.

Walaupun habib hasyim sudah terkenal dengan kealimanya dan namanya juga sangat tersohor, tapi beliau selalu mengkhususkan untuk mencucu baju ayah dan ibunya sendiri. Dan bahkan melarang bagi siapapun yang hendak mencuci pakaian kedua orang tuanya terkecuali beliau sendiri yang mencucinya. Perbuatan itu semua dilakukan karena bentuk pengabdian atau baktinya yang begitu luar biasa terhadap ke dua orang tuanya.

Bagaimana maqom atau pangkatanya tidak luar biasa, karena ridha Allah sangat tergantung pada keridhaan kedua  orang tua. Dan bagaimana mungkin bisa punya anak saleh yang selalu mendoakan ke dua orangtuanya, kalau saja orang tuanya tersebut ingkar dan tidak pernah mendatangi para kyai ataupun ulama dan orang saleh.

Bahkan ayah dari seorang  ulama yang sangat mulia yaitu imam Al Ghazali r.a bukan seorang ulama, akan tetapi beliau sangat hormat bahkan menciantai ulama. Meskipun penghasilan imam beliau tidak banyak tetapi beliau selalu menyisihkan dari penghasilanya untuk membeli manisan yang kemudian manisan tersebut diberikan kepada para ulama, itu merupakan bukti kecintaan beliau terhadap para ulama.
Seraya beliau berdoa kepada Allah kelak agar dianugrahi anak yang saleh seperti ulama yang beliau kagumi. Allah kemudian mengabulkan doa-doa beliau dan kemudian menganugrahi dua putra yang sangat saleh , bahkan kedua putra tersebut menjadi ulama besar yang sangat mashur di dunia Islam. Yang pertama adalah Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali dan yang kedua Ahmad bin Muhammad Al-Ghazali.

Orang biasa saja bisa melahirkan dua ulama yang besar itu dikarenakan bentuk cinta dan hormatnya kepada ulama. Pelajaran bagi kita adalah meskipun kita hanya orang biasa saja bukan keturunan kyai bahkan ulama bisa mempunyai anak-anak yang saleh. Janganlah berkecil hati, akan tetapi selalu berdoa kepada Allah serta seraya mendekatkan kepada para kyai atau ulama. Allah maha mendengar dan pasti akan mengabulkan doa hambanya yang sungguh-sungguh dan selalu ikhtiyar.

Anda  menghormati ulama tetapi tidak menghormati ke dua orang tua, itu sama seperti anda melakukan sunnah tapi meninggalkan hal yang wajib. Hal ini bahkan sering terjadi di masyaralat sekitar kita sama seperti anda sedang shalat sunnah duha atau tahajud, saat khusuknya tiba-tiba orang tuamu memanggilmu, tapi anda tetap melanjutkan shalat,  Itu adalah perbuatan yang tidak baik.

Karena menjawab panggilan orang tua adalah hal yang lebih wajib dibandingkan anda tetap melanjutkan shalat. Terkecuali jika anda dalam melakukan shalat fardhu atau shalat wajib, maka lanjutkanlah shalatmu atau keraskanlah suara bacaan dalam shalat sehingga orang tua mengerti anda sedang shalat.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon