Perbedaan qurban dan aqiqah menurut jumhur ulama

Perbedaan qurban dan aqiqah menurut jumhur ulama

Masih banyak di masyarakat sekitar kita, terutama yang masih awam mengenai ajaran agama Islam yaitu mengenai perbedaan antara qurban dan aqiqah. Dan pada kesempatan kali ini saya akan berbagi penjelasan mengenai apa sih sebenarnya perbedaaan antara qurban dan aqiqah itu??

Pengertian aqiqah sendiri berbeda dengan definisi qurban. Arti aqiqah sendiri yaitu memotong, dan yang dipotong adalah hewan sembelihan atau kambing dan rambut bayi. Sedangkan waktu pelaksaan aqiqah yang afdol adalah pada hari ke-7 setelah kelahiran bayi. Sedangkan tujuan aqiqah sendiri adalah untuk mengungkapkan rasa syukur kita atas kelahiran bayi, baik itu bayi laki-laki ataupun bayi perempuan atau sebagai penebus orang tua terhadap lahirnya bayi mereka.

Qurban dan aqiqah sendiri merupakan bentuk ibadah sunnah dalam ajaran Islam yang memiliki perbedaan dan persamaan. Meskipun cara pelaksanaanya adalah sama-sama menyembelih hewan akan tetapi memiliki tujuan yang sangat berbeda. Jumhur ulama sendiri berpendapat bahwa hukum qurban dan aqiqah adalah sunnah muakad atau sunnah yang hukumnya yaitu mendekati wajib.


Perbedaan qurban dan aqiqah sedikitnya ada 7 hal yang perlu kita perhatikan, yaitu mulai dari pelaksanaanya, wujud daging yang diberikan, jumlah pelaksanaan dan waktunya, jenis hewan dan jumlah yang disembelih, orang yang berhak atas dagingnya, serta diperbolehkan atau tidaknya seorang penyembelih mendapat upah.

Adpun perbedaanya adalah sebagai berikut :

1.    Perbedaan Tujuan
Perbedaan yang pertama adalah terletak pada tujuanya. Adapaun tujuan qurban sendiri adalah untuk memperingati atau mengikuti peristiwa yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim As yang akan mengqurbankan anaknya atas perintah dari Allah, sedangkan tujuan aqiqah adalah sebagai penebus atas kelahiran bayi.

2.    Perbedaan Penerima Daging
Daging qurban sendiri ditamakan untuk dibagikan kepada mereka yang tergolong fakir miskin, sedangkan daging aqiqah boleh dibagikan kepada siapa saja.

3.    Perbedaan Wujud Daging
Daging qurban dibagikan dalam bentuk mentah sedangkan daging aqiqah dibagikan dalam bentuk yang sudah matang atau sudah dimasak.

4.    Perbedaan Jenis Hewan

Untuk hewan qurban yang disembelih adalah semua hewan halal yang berkaki emapat seperti, kambing, kerbau sapi, unta dan lain sebagainya. Sedangkan untuk aqiqah hewan yang disembelih hanya jambing saja.

5.    Perbedaan Waktu dan Pelaksanaan

Qurban sendiri waktu pelaksanaanya adalah pada bulan Dzulhijah tepatnya yaitu pada tanggal 9, 10, 11, dan 12 dan qurban pun dapat dilakukan oleh seseorang setiap satu tahun ketika ia diberi kelebihan materi, sedangkan aqiqah pelaksanaan yang lebih utama yaitu pada hari ke-7 setelah kelahiran bayi dan aqiqah hanya dapat dilakukan satu kali seumur hidup.

6.    Perbedaan Aturan Jumlah Hewan
Perbedaan qurban dan aqiqah yang selanjutnya adalah terletak pada aturan dan jumlah hewan yang disembelih, untuk qurban seseorang dapat menyembelih 1 ekor kambing untuk qurban dirinya sendiri namun jika yang disembelih adalah sapi, kerbau, unta dan lain sebagainya dapat digunakan atau untuk berqurban 7 orang. Sedangkan aqiqah 1 ekor kambing untuk menebus bayi perempuan dan 2 ekor kambing untuk menebus bayi laki-laki.

7.    Perbedaan Upah Penyembelihan
Untuk qurban seseorang yang menyembelih qurban tidak diperkenankan meminta upah atas pekerjaanya atau penyembelihanya, sedangkan penyembelih hewan aqiqah boleh meminta upah dari pekerjaanya atau penyembelihanya tersebut.

Nah itulah bebrapa perbedaan antara qurban dan aqiqah, semoga menjadi wawasan bagi kita semua, dan semoga dengan artikel ini anda lebih paham perbedaan antara qurban dan aqiqah.

Sudahkah anda berqurban??
Sudahkah anda beraqiqah??

Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments