Showing posts with label hukum kb dalam islam. Show all posts
Showing posts with label hukum kb dalam islam. Show all posts

July 16, 2019

Inilah Keutamaan Istri Meminta Berhubungan Duluan

Tujuan pernikahan sendiri adalah agar memiliki keturunan. Salah satu ikhtiyar kita selain dengan doa adalah dengan cara berhubungan intim. Umumnya ketika akan berhubungan itim seorang laki-laki pasti meminta duluan, karena kebanyakan wanita malu untuk mengungkapkan. Namun ternyata jika istri meminta duluan untuk melakukan hubungan, ada banyak keutaamaan yang akan didapatkan dari sisi agama.

Adapun keutamaan yaang akan didapatkan oleh seorang istri ketika meminta duluan adalah sebagi berikut :

ﺃﺩﺏ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﻟﻌﺒﺪ ﺍﻟﻤﻠﻚ ﺑﻦ ﺣﺒﻴﺐ ﺝ ١ ﺹ ٢٩٢ - ٢٩٣ ﺍﻟﻤﻜﺘﺒﺔ ﺍﻟﺸﺎﻣﻠﺔ : (ﻭﺃﻳﻤﺎ ﺍﻣﺮﺃﺓٍ ﻓﺮﺷﺖ ﻟﺰﻭﺟﻬﺎ ﺑﻄﻴﺐ ﻧﻔﺴﻬﺎ ﺣﺮﻡ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﺪﺭﻫﺎ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻨﺎﺭ، ﻭﺃﻋﻄﺎﻫﺎ ﺛﻮﺍﺏ ﻣﺎﺋﺘﻲ ﺣﺠﺔٍ ﻭﻋﻤﺮﺓٍ، ﻭﻛﺘﺐ ﻟﻬﺎ ﻣﺎﺋﺘﻲ ﺃﻟﻒ ﺣﺴﻨﺔٍ، ﻭﺭﻓﻊ ﻟﻬﺎ ﻣﺎﺋﺘﻲ ﺃﻟﻒ ﺩﺭﺟﺔٍ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ!) 
Siapa saja seorang istri yang menawarkan diri untuk suaminya dengan rasa suka rela maka akan mendapatkan :

(1) Alloh akan mengharamkan dirinya dari api neraka
(2) memberinya pahala dua ratus ibadah Haji dan Umroh
(3) dicatatkan untuknya dua ratus ribu kebaikan
(4) diangkat untuknya dua ratus ribu derajat di Surga

(ﻭﺃﻳﻤﺎ ﺍﻣﺮﺃﺓٍ ﺩﺧﻠﺖ ﻣﻊ ﺯﻭﺟﻬﺎ ﻓﻲ ﻓﺮﺍﺵٍ ﻭﺍﺣﺪٍ ﻧﺎﺩﺍﻫﺎ ﻣﻠﻚٌ ﻣﻦ ﺗﺤﺖ ﺍﻟﻌﺮﺵ: ﻟﺘﺴﺘﺄﻧﻔﻲ ﺍﻟﻌﻤﻞ ! ﻓﻘﺪ ﻏﻔﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻚ ﻣﺎ ﺗﻘﺪﻡ ﻣﻦ ﺫﻧﺒﻚ ﻭﻣﺎ ﺗﺄﺧﺮ ﻭﻛﺘﺐ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻬﺎ ﺛﻮﺍﺏ ﻣﻦ ﺃﻋﺘﻖ ﻣﺎﺋﺔ ﺭﻗﺒﺔٍ، ﻭﻛﺘﺐ ﻟﻬﺎ ﺑﻜﻞ ﺷﻌﺮﺓٍ ﺣﺴﻨﺔً !)
Dan siapa saja seorang istri yang masuk bersama suaminya dalam satu slimut, maka Malaikat dari bawah 'Arsy memanggilnya, "Mulailah duluan olehmu perbuatan itu (merangsang suami):

(1) Maka Allah akan mengampuni untukmu dari dosamu yang telah lalu dan yang akan datang
(2) Dan Allah akan mencatat untuknya pahala seorang yang memerdekan seratus budak
(3) Dan mencatat untuknya dari setiap sehelai rambut dengan satu kebaikan

(ﻭﺃﻳﻤﺎ ﺍﻣﺮﺃﺓٍ ﻗﺒﻠﺖ ﺯﻭﺟﻬﺎ ﺑﻄﻴﺐ ﻧﻔﺴﻬﺎ ﻓﻜﺄﻧﻤﺎ ﻗﺮﺃﺕ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ‏[ ﺍﺛﻨﺘﻲ ﻋﺸﺮﺓ‏] ﻣﺮﺓً ﻭﻛﺘﺐ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻬﺎ ﺑﻜﻞ ﺁﻳﺔٍ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﺧﻤﺴﻴﻦ ﺣﺴﻨﺔً ﻭﺑﻨﻰ ﻟﻬﺎ ﺑﻜﻞ ﻗﺒﻠﺔٍ ﻣﺪﻳﻨﺔً ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ !)
Dan siapa saja seorang istri yang mencium suaminya dengan suka rela maka:

(1) Dia bagaikan menghatamkan Al-Qur'an (dua belas) kali
(2) Dan dengannya Allah akan mencatat dari setiap ayat dalam Al-Qur’an lima puluh kebaikan
(3) Dan dari setiap ciuman dibangunkan sebuah kota di Surga untuknya

(ﻭﺃﻳﻤﺎ ﺍﻣﺮﺃﺓٍ ﻗﺒﻠﺖ ﺭﺃﺱ ﺯﻭﺟﻬﺎ ﻭﻣﺸﻄﺖ ﺭﺃﺳﻪ ﻭﻟﺤﻴﺘﻪ ﻛﺘﺒﺎﻟﻠﻪ ﻟﻬﺎ ﺑﻌﺪﺩ ﻛﻞ ﺷﻌﺮﺓٍ ﺣﺴﻨﺔً، ﻭﻏﺮﺱ ﻟﻬﺎ ﺑﻜﻞ ﺷﻌﺮﺓٍ ﻧﺨﻠﺔً ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ)
Dan siapa saja seorang istri yang mencium kepala suaminya, menyisir rambut dan jenggotnya, maka: 

(1) Allah akan mencatat untuknya pahala kebaikan dengan bilangan setiap sehelai rambut
(2) Dan ditanamkan untuknya dari setiap sehelai rambut dengan pohon kurma di Surga

Wallahu a'lam.


Demikian mengenai keutamaan yang akan didatpkan dari sisi agama ketika seorang istri meminta hubungan intim duluan. Semoga bermanfaat

(Kitab Uqudul Lujain Syaikh Nawawi AlBantani)
.

February 17, 2018

6 Manfaat Tahlil Yang Jarang di Ketahui

Pengertian tahlil- Tahlil adalah mashdar dari hallala yuhallilu yang secara harfiah mempunyai makna: istadda artinya menjadi sangat, farikha artinya gembira, sabakha artinya mensucikan dan lailahaillallah yang artinya mengucapkan laailaahaillallah.

Menurut istilah adalah rangkaian bacaan yang meliputi bacaan beberapa ayat al-Quran, tasbih, tahmid, takbir, tahlil, shalawat dan bacaan-bacaan lain yang sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan penduduk indonesia. Jadi dalam prespektif ilmu balaghoh, istilah tahlil dengan serangkaian bacaan-bacaan seperti di atas adalah termasuk majaz mursal yang ‘alaqohnya min ithlaqi juz wa urida bihi kul (menyebutkan sebagiannya saja tetapi yang dimaksudkan adalah seluruh rangkaian bacaan-bacaan tersebut).
Dari sekian makna harfiah di atas maka terlahirlah makna yang dimaksudkan dalam pengertian tahlil dalam kajian ini. Dengan demikian tahlil adalah bacaan laailahaillallah dengan disertai  bacaan-bacaan tertentu yang mengandung fadhilah dan pahala bacaannya disampaikan kepada mayit muslim.
Dalam bacaan tahlil yang ada, maka terdapat serangkaian ayat al-Quran dan kalimat thoyyibah sebagai berikut:

1. Surat al-Ikhlas
2. Surat al-Alaq
3. Surat an-Nas
4. Surat al-Fatikhah
5. Permulaan QS. a-Baqarah
6. Ayat kursi
7. Istighfar
8. Tahlil (laailaahaillallah)
9. Tasbih
10. Sholawat nabi
11. Doa yang diakhiri juga dengan surat al-Fatikhah

Asal-usul tahlil

Sebelum Islam masuk ke Indonesia, telah ada berbagai kepercayaan yang dianut oleh sebagian besar penduduk tanah air ini, diantara keyakinan-keyakinan yang mendominasi saat itu adalah animisme dan dinamisme.

Diantara mereka meyakini nahwa arwah yang telah dicabut dari jazadnya akan gentayangan di sekitar rumah selama tujuh hari, kemudian setelahnya akan meninggalkan tempat tersebut dan akan kembali pada hari ke empatpuluh, hari ke seratus, hari ke seribu atau mereka-meraka meyakini bahwa arwah akan datang setiap tanggal dan bulan dimana dia meninggal ia akan kembali ke tempat tersebut, dan keyakinan seperti ini masih melekat kuat di hati kalangan awam di tanah air ini sampai hari ini.

Sehingga masyarakat pada saat itu ketakutan akan ganggguan arwah tersebut dan membacakan mantra-mantra sesuai keyakinan mereka. Setelah islam masuk di bawa oleh para ulama yang berdagang ke tanah air ini, mereka memandang bahwa ini adalah suatu kebiasaan yang menyelisih syari’at Islam, lalu mereka berusaha menghapusnya dengan perlahan, dengan cara memasukkan bacaan-bacaan berupa kalimat-kalimat thoyyibah sebagai pengganti mantra-mantra yang tidak dibenarkan menurut ajaran Islam dengan harapan supaya mereka bisa berubah sedikit demi sedikit dan meninggalkan acara tersebut menuju ajaran Islam yang murni dan benar.

Akan tetapi sebelum tujuan akhir ini terwujud, dan acara pembacaan kalimat-kalimat thoyyibah ini sudah menggantikan bacaan mantra-mantra yang tidak sesuai dengan ajaran islam, para ulama yang bertujuan baik ini meninggal dunia, sehingga datanglah generasi selanjutnya yang mereka ini tidak mengetahui tujuan generasi awal yang telah mengadakan acara tersebut dengan maksud untuk meninggalkannya secara perlahan.

Perkembangan selanjutnya datanglah generasi setelah mereka dan demikian selanjutnya, kemudian pembacaan kalimat-kalimat thoyyibah ini mengalami banyak perubahan baik penambahan atau pengurangan dari generasi ke generasi, sehingga kita jumpai acara tahlilan di suatu daerah berbeda dengan prosesi tahlilan di tempat lain sampai hari ini.

Hadits diperbolehkannya Tahlil

عَنْ أَبِي سَعِيْدٍ اْلخٌدْرِيِّ قَالَ رَسُوْلُ اللِه : لَا يَقْعُدُ قَوْمٌ يَذْكُرُوْنَ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا حَفَّتْهُمُ اْلمَللَا ئِكَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الَّرحْمَةُ وَنَزَلَتْ عَلَيْهِمُ
الَّسكِيْنَةُ وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيْمَنْ عِنْدَهُ (رواه مسلم, ٤٨٦٨)

“Dari Abi Sa’id al-Khudri, ia berkata, Rasullah SAW bersabda, “ Tidaklah berkumpul suatu kaum sambil berdzikir kepada Allah SWT kecuali mereka akan dikelilingi malaikat, dan Allah SAW akan memberikan rahmat-Nya kepada mereka, memberikan ketenangan hati dan memujinya di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya”. (HR.al-Muslim [4868]).

Manfaat Tahlil

Para ulama sendiri telah sepakat bahwa sampainya kiriman pahala sedekah atas nama orang yang telah meninggal. Sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadist shahih berikut ini :

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أُمِّي افْتُلِتَتْ نَفْسُهَا وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ فَهَلْ لَهَا أَجْرٌ إِنْ
تَصَدَّقْتُ عَنْهَا قَالَ نَعَم

Artiya : "Ibuku" : Dari Aisyah radiallahu anha bahwa ada seseorang laki-laki berkata kepada Nabi meninggal dunia dengan mendadadak, dan Aku menduka seandainya dia semoat berbicara dia akan bershadaqah. Apakh dia akan memperoleh pahala jika aku bersehedeqah untuknya  (atas namanya), Beliau menjawab : "Ya benar." (HR Bukhari)
 
Ritual tahlilan dan sejenisnya terbukti memberikan banyak manfaat, K.H. Muhyiddin Abdusshomad, pengasuh pondok pesantren Nurul Islam Jember, mengemukakan setidaknya ada enam manfaat dari ritual tahlil tersebut.

1. Sebagai usaha bertaubat kepada Allah SWT untuk diri sendiri dan saudara yang telah meninggal dunia.

2. Mempererat tali persaudaraan antara sesama, baik yang masih hidup atau yang telah meninggal dunia. Sebab sejatinya ukhuwah islamiyah itu tidak terputus karena kematian.

3. Untuk mengingat bahwa akhir dari kehidupan dunia ini adalah kematian, yang setiap jiwa tidak akan terlewati.

4. Di tengah hiruk pikuk dunia, manusia yang selalu bergelut dengan materi tentu memerlukan dzikir. Tahlil adalah sebuah ritual yang bisa dikatakan sebagai majelis dzikir karena di dalamnya dibaca berbagai ayat al Quran.

5. Tahlilan sebagai salah satu media dakwah yang efektif di dalam penyebaran agama Islam. Di dalam tahlilan seseorang pasti membaca kalimat laailaahaillallah.

6. Sebagai manifestasi dari rasa cinta sekaligus penenang yang sedang dirundung duka cita. Dengan adanya tahlilan ini setidaknya bisa mengurangi rasa duka cita keluarga yang ditinggal meninggal oleh si mayat tersebut.

Itulah enam manfaat tahlil yang perlu kita ketahui, ternyata besar juga manfaatnya baik itu bagi sendiri maupun orang yang sudah meninggal. Namun terkadang juga ada sebagian golongan yang menganggap bahwa tahlilan itu adalah suatu peruatan bid'ah bahkan haram, akan tetapi untuk golongan terkhusus seperti kaum nahdiyin ini merupakan suatu tradisi atau amalan yang sangat penting dan begitu banyak manfaatnya.

December 26, 2017

muslimah harus tahu!! inilah hukum KB dalam Pandangan Islam

Ada dua hal yang perlu diketahui sebelum melakukan KB, yaitu apa alasan syar’I wanita mengikuti program ini, dan motivasi yang benar adalah supaya untuk mengatur kelahiran tetapi bukan untuk membatasi dalam hal mempunyai keturunan (anak).

Dan dalam Islam tidak dibenarkan menolak kehamilan hanya karena maslah ekonomi saja, atau dikhawatirkan ketika mempunyai keturunan akan jatuh miskin dan lainya, sebab urusan rezeki ada di tangan Allah manusia tugasnya hanyalah ikhtiyar saja. Karena ketika Allah Swt memberi rezeki berupa anak kepada kita berate Allah juga akan memberi rezeki kepada anak tersebut.

Kesalahan :

Banyak sekali para wanita yang ikut program KB, tanpa melihat dulu alat KB apa yang dihunakan, sebab apabila wanita yang ikut KB dapat memutus anak, maka hukumnya adalah haram.
Hukum yang benar :
Menggunakan alat KB baik dengan sejenis obat ataupun yang lainya, ketika dapat memutus keturunan maka hukumnya haram. Jika tidak demikian, artinya hanya menunda bebrapa waktu saja, maka tidak sampai haram, bahkan apabila ada tujuan agar dapat mendidik anak lebih maksimal, maka hukumnya juga tidak makruh. Intinya semua itu tergantung niat masing-masing wanita tersebut.

Keterangan :  “Syaikh syarqowi dalam kitab hasyiyatu syarqowi juz 6 hal 332”
Menggunakan obat-obat yang bisa memutus keturunan, maka hukumnya haram. Bedahalnya jika tidak sampai memutus, hanya menunda dalam bebrapa waktu saja, maka hukumnya tidak haram. Nahkan jika penundaanya ada alasan tertentu atau yang benar, seperti mendidik anak supaya maksimal, maka hukumnyapun tidak makruh sama sekali.

Wallahu Alam Bissowab