Showing posts with label wudhu dengan air segayung. Show all posts
Showing posts with label wudhu dengan air segayung. Show all posts

January 7, 2019

Sahkah Wudhu Dengan Air Segayung?

Berwudhu dengan hanya menggunakan air satu gayung rasanya memang sesuatu yang aneh karena praktik tersebut jarang bahkan tidak pernah ditemukan sehari-hari, jadi tidak heran bahwa ketika ada yang mempraktikkan hal tersebut menjadi heboh karena sesuatu yang langka dan baru. Di Indonesia yang sebagian besar airnya sangat berlimpah rasanya kurang pas dengan hal yang demikian, namun jika hal tersebut dilakukan di negara yang notabene airnya susah mungkin hal ini dinggap biasa-biasa saja.













Terus yang menjadi pertanyaan apakah bisa hanya dengan air satu gayung untuk digunakan wudhu secara sempurna?

Sebelum menjawab alangkah lebih baiknya kita harus tau pokok permasalahannya terlebih dahulu. Syaekh Abu Bahan Bin Muhammad satho dalam kitabnya Ianatut Tholibin juz 1 hal 38 menyampaikan.  Air akan menjadi musta'mal bila memenuhi empat kriteria.

1. Airnya sedikit atau kurang dari dua kullah.

2. Digunakan untuk membasuh sesuatu yang wajib dibasuh, seperti basuhan wajib saat wudhu atau mandi besar.

3. Sudah terpisah dari anggota wajib yang dibasuhnya.

4. Tidak ada niat mengambil air sebelum memasukkan bagian wajib yang harus dibasuh ketika pada air yang sedikit.

Maksud dari poin keempat adalah andaikan saat wudhu seorang hanya menggunakan air se gayung untuk ritualnya ketika setelah membasuh muka dan akan membasuh tangannya maka ia harus niat mengambil air untuk digunakan bersuci di luar gayung itu atau niat mengambil untuk hal lain, tidak niat untuk menghilangkan hadas saat memasukkan tangannya. Kalau niatnya cuma untuk menghilangkan hadas maka secara otomatis air itu akan menjadi musta'mal (air yang telah digunakan untuk bersuci).

Maka dapat disimpulkan dari syarat-syarat di atas bisa disimpulkan wudhu hanya menggunakan air satu gayung itu bisa, Cuma caranya harus tepat dan benar, kalau ada yang mudah untuk apa cari-cari yang rumit.