December 5, 2017

Awas!!! 3 Dosa Besar ini Yang Sering Dilakukan Tanpa Sadar

Allah telah menetapkan antara perbuatan yang halal dan haram untuk manusia , dan kita wajib melakukan apa yang Allah telah tentukan tersebut. Pada zaman sekarang ini banyak orang mencari nafkah dengan cara yang Allah tidak Ridhoi, bahkan mereka menghalalkan apa yang haram untuk mendapatkan keinginanya tersebut. Karena apabila kita melakukan apa yang tidak Allah ridhoi maka tentunya kita besok akan mendapatkan siksaan, dan sebaliknya apabila kita melakukan perbuatan yang Allah ridhoi makan kita akan mendapatkan pahala.

Dosa sendiri terbagi menjadi 2 bagian, yaitu dosa kecil dan dosa besar, dosa yang besar adalah dosa yang paling berat siksanya bahkan apabila sampai akhir hayatnya orang tersebut belum bertaubat maka kelak akan mendapatkan siksaan atau adzab yang sangat amat besar besok pada yaumil akhir.
Namun dalam kehidupan sehari-hari orang kadang tidak sadar bahwa apa yang dilakukanya termasuk dosa yang sangat besar dan mereka tdak sadar bahwa besok dosa besar tersebut akan mendapatkan adzab di akhirat nanti, dan 3 perbuatan dosa besar yang sering orang lakukan tanpa sadar yaitu :
1. Riba 
Istilah Riba mungkin sudah tidak asing di telinga warga masyarakat  Indonesia. Terutama semenjak banyak orang yang mempelajari tentang berbagai ilmu agama islam secara lebih mendalam. Pada umumnya masyarakat Indonesia mengartikan riba adalah bunga yang dilakukan dalam kegiatan meminjam uang  kepada orang atau pada bank konvensional. Padahal Riba adalah sesuatu yang sangat Allah larang bagi kita, seperti dalam (Qs Al-Baqarah :275) yang artinya :
“Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan Riba”
Dapat disimpulkan bahwa riba adalah melebihkan jumlah pengembalian pinjaman dengan berdasarkan hitungan tertentu dari jumlah pokok awal".

Dan pada saat ini banyak kita jumpai berbagai bentuk riba dan dengan nama yang berbeda-beda. Adapun contoh riba yang sering kita jumpai pada masyarakat adalah :
-Transaksi Asuransi
-Transaksi Kredit
-Transaksi Perbankan
Namun sayanganya praktik riba ini dengan berbagai alasan banyak orang yang mengabaikanya, dan bahkan sudah umum dikalangan masyarakat Indonesia. Dan bahkan baginda Rasulullah Saw pernah bersabda bahwa riba termasuk golongan dosa yang sangat besar.
2. Riya’ (Pamer)
Riya atau pamer juga termasuk dosa yang sangat besar yang sering orang lakukan tanpa sadar. Allah juga berfirman dalam Qs. Al-Maun, bahwasanya riya’ adalah termasuk golongan prang-orang yang tercela. Kadang orang tidak sadar menyebutkan apa yang telah ia sedekahkan atau berikan kepada orang lain atau tempat-tempat ibadah dengan tujuan agar orang tersebut mendapatkan pujian itu juga termasuk dalam golongan riya’. Disamping itu juga kadang orang dalam masalah beribadah banyak melakukanya dengan hal untuk riya’, contoh misal ketika sholat dihadapan orang banyak sholatnya dibuat lama dan bacaanya dibuat-buat agar dapat pujian dari orang lain, tetapi ketika sendirian solatnya cepat. Riya’ selain dosa besar juga termasuk perbuatan yang mengakibatkan semua amal perbuatanya akan terhapus. Untuk itu sebaiknya kita menghindari dari sifat riya’ atau pamer.
3. Menyakiti Tetangga
Menyakiti tetangga merupakan salah satu dosa besar yang sangat di benci oleh Allah. Tetangga merupakan saudara terdekat kita, oleh karena itu dalam islam sangat dianjurkan untuk berbuat baik kepada sesame tetangga sekitar kita. Rasulullah Saw juga pernah bersabda :
“tidak masuk surga, seseorang yang tetangganya tidak merasa aman dari kejahatan. (HR. Bukhari-Muslim)
Untuk itu sebagai umat islam kita harus menjaga tali persaudaraan antar tetangga kita, barang kali kita tidak sadar pernah menyakiti tetangga dengan perkataan atau bahkan perbuatan. Dan kita dianjurkan untuk saling berbagi kepada tetangga sekitar kita. Bahkan Rasulullah menjelaskan  bahwa kita tidak boleh kenyang sedangkan tetangga sekitar merasa kelaparan .

Itulah beberapa dosa besar yang kadang kita tidak sadari bahkan melakukanya setiap hari. Dan semoga kita dijauhkan dari perbuatan tersebut. Semoga bermanfaat bagi saya sendiri maupun yang membaca dan mohon maaf apabila ada kesalahan…
Wallahu Alam Bisowab

Artikel Terkait

3 komentar

Terkait masalah perbankan, dan asuransi masih menjadi khilafiyah diantara ulama, ada perbankan syariah dan konfensional. Mohon penulis bisa koreksi kembali. Kalau bisa sertakan hujjah ulama tentang halal haramnya perban dan asuransi berikut sumber al quran dan al hadits. Sehingga pembaca tidak menjadi ragu

Terkait masalah perbankan, dan asuransi masih menjadi khilafiyah diantara ulama, ada perbankan syariah dan konfensional. Mohon penulis bisa koreksi kembali. Kalau bisa sertakan hujjah ulama tentang halal haramnya perban dan asuransi berikut sumber al quran dan al hadits. Sehingga pembaca tidak menjadi ragu

makasih saran dan masukanya, lebih jelasnya akandijelaskan pada artikel selanjutnya, mengenai tema bank syariah dan bank konvensional..next time


EmoticonEmoticon