Awas!!! 6 Larangan Berhubungan Intim Dalam Islam

Awas!!! 6 Larangan Berhubungan Intim Dalam Islam


Sahabat muslim yang dimuliakan Allah Swt.  Islam mengajarkan berbagai hal yang sangat menditail, termasuk juga berhubungan intim dalam rumah tangga juga dijelaskan rinci dalam Islam. Ada bebrapa hal yang sangat dilarang ketika hubungan intim antara suami dan istri. Dan sayangnya lagi banyak masyarakat yang awam kurang mengetahui bahkan tidak mengenai larangan-larangn dalam berhubungan intim dalam Islam, karena masyarakat awam kadang meniali perbuatan ini adalah hal yang tabu bahkan kurang minat untuk mempelajarinya. Sebenarnya hal ini sangatlah penting untuk dipelajari oleh masyarakat awam karena ini termasuk ajaran yang telah Rasulullah berikan kepada manusia.
Adapun larangan-larangan berhubungan intim dalam islam yang telah dijelaskan dalam Al-quran maupun hadis nabi adalah sebagai berikut :
1.Dilarang berhubungan intim tanpa membaca doa
Adapun doa ketika mau berhubungan intim adalah :
“Bismillah, Allahuma jannabnasyaitono wa jannabisayitona marojaktan”
Artinya : dengan menyebut nama Allah, hindarilah kami dari syetan dan apalah yang engkau rizkikan kepada kami dari syaitan.
Rasulullah Saw juga pernah bersabda : Apabila engkau mau menggauli istrinya, hendaklah ia membaca Basmalah. “Ya Allah jauhkanlah kami dari syetan apa yang engkau karuniakan kepada kami”. Sebab jika ditakdirkan hubungan diantara mereka membuahkan anak, maka setan tidak akan membahayakan anak itu selamanya.
2.Dilarang berhubungan intim tanpa pendahuluan
Islam mengajarkan  tentang jima yang disertai dengan pendahuluan ungkapan perasaan kasih saying, perkataan yang romantic, berciuman, cumbu rayu  guna untuk merangsang pasanganya, islam tidak mengajarkan berhubungan intim tidak dengan pendahuluan. Bahkan perkara tersebut merupakan sunah Nabi sebelum melakukan hubungan intim. Seperti sabda Rasulullah Saw. “Siapapun diantara kamu jangan menyamai isterinya seperti seekor hewan bersenggama, tapi hendaklah ia dahulu dengan perantara”. (HR. Bukhari-Muslim)
3.Dilarang berhubungan intim saat isteri haid
Bahkan Allah sudah menjelaskan hal ini dalam (QS. Al Baqarah : 222) yang kurang lebuh artinya :
“mereka bertanya kepadamu tentang haid, katakanlah bahwasanya haid adalah kotoran. Oleh sebab itu hendaknya kamu menjauhi diri untuk berbuat intim dari perempuan yang sedang haid, dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci. Maka campurilah mereka itu ditempat yang Allah perintahkan kepadamu. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-prang yang bertaubat dan mensucikan diri”.
4.Dilarang berhubungan intim melalui dubur dan anus
Dari Abu Hurairah R.A bahwasanya Rasulullah Saw bersabda : “bakal dilaknat orang yang menyetubuhi wanita melalui duburnya”.
Karena perbuatan tersebut juga pernah dilakukan oleh kaum luth, dan pada akhirnya kaum tersebut dilaknat Allah Swt. Dan tentu saja dikarenakan dubur dan anus adalah tempat keluarnya kotoran manusia, yang membahayakan kesehatan jika berhubungan isteri melalui ke dua jalan tersebut.
5.Dilarangan berhubungan intim  tanpa penutup/selimut
Maksutnya disini adalah jangan melakukan hubungan intim dengan telanjang yang kelihatan kemaluanya , tapi pakailah selimut atau telanjang didalam selimut. Karena perbuatan ini sama halnya dengan hewan saat melakukan senggama, dan kita sebagai manusia harus berbeda dengan hewan yang tidak punya akal pikiran. Karena melakukan hubungan intim dengan penutup juga termasuk sunah Nabi sebelum melakukan jima’.
6.Dilarang menyebar luaskan hubungan intim
Yang terakhir ini adalah dilarang menyebar luaskan hubungan intim kepada orang lain bahkan keluarganya sendiri, karena melakukan jima merupakan hal yang sangat dirahasiakan antara suami dan isteri. Rasulullah Saw juga bersabda. “sesungguhnya diantara manusia yang buruk kedudukanya disisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang menyetubuhi isterinya, dam isterinya memberikan kepuasan kepadanya, kemudian menyebarkan rahasia isterinya”. (HR.Imam Muslim dan Abu Daud).

Dan semoga kita bisa menghindari perbuatan-perbuatan tersebut, dan melakukan sunah-sunah Nabi. Mohon maaf bila ada kesalahan dan jika bermanfaat bisa disebar luaskan..
Wallahu Aalam Bisowab

Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments