pengertian taharah menurut 4 madzhab dan dalilnya

pengertian taharah menurut 4 madzhab dan dalilnya

Secara etimologi kata “Thaharah” طَهَارَة adalah masdar atau kata benda yang diambil dari kata kerjaطَهَرَ- يَطٌهُرُ yang berarti bersuci.
Sedangkan menurut istilah thaharah mempunyai banyak definisi sebagaimana dikemukakan oleh para imam mazhab berikut ini:

1. Hanafiyyah: Thaharah adalah membersihkan hadats dan khobats.

2. Malikiyyah: Thaharah adalah sifat hukum yang diwajibkan sifat itu agar bisa melaksanakan sholat, dengan pakaian yang membawanya untuk melaksanakan sholat, dan tempat untuk melaksanakan sholat.

3. Syafi’iyah: Thaharah adalah suatu perbuatan yang mengaruh untuk memperbolehkan sholat dari  berupa wudhu, membasuh, tayamum, dan menghilangkan najis.

4. Hanabilah: Tahaharah adalah menghilangkan hadats dan apa-apa yang semacamnya, dan menghilangkan najis.


Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa thaharah ada dua macam yaitu bersuci dan hadats yang khusus pada tubuh secara hukum dan bersuci dari najis pada tubuh, pakaian dan tempat. Bersuci dan hadats itu ada tiga macam yaitu thaharah kubra (mandi), thaharah shugra (wudhu), dan pengganti keduanya manakala keduanya tidak dapat dilakukan (tayamum). Sedangkan bersuci dari najis juga ada tiga macam, yaitu membersihkan diri menyapu dan membersihkan air.

Dalil Tentang Thaharah
Berdasarkan dalil qathi yang telah disepakati bahwa thaharah itu wajib menurut syara’. Salah satu dalilnya adalah perintah wudhu dan mandi junabah yang sebagaimana telah tercantum dalam (Q.S al-Maidah 5: 6) berikut ini:
يَأَيُّها الَّذِ يْنَ ءا منُوْا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَوَ ةِ فَا غْسِلُوا وُجُو هَكُمْ وأيدِيَكُمْ إِلَى الْمرَا فِقِ وَاُمْسَحُوْا بِرُ ءُو سِكُمْ وَأَرْ جُلَكُمْ إلَى اُلْكَعْبَيْنَ وإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَا طَّهَّرُوا وَإِن كُنْتُمْ مَرْ ضَى أَوْ ءَلَى سَفَرٍ أَوْجَاءَ أَحَدٌمِّنْكُم مِّنَ الْغَا عِطِ أَوْ لَمَسْتُمُ النِّسَا ءَ فَلَمْ تَجِدُوامَا ءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيدًا طَيِّبًا فَا مْسَحُوا بِوُجُو هِكُمْ وَأَيدِ يكُم مِّنْهُ مَا يُرِيدُ الله لِيَجْعَلَ ءَلَيْكُم مِّنْ حَرَ جٍ وَلَكِن يُرِ يدُ لِيُطَهِّرَ كُمْ وَ لِيُتِمَّ نِعْمتَهُ ءَلَيْكُم لَعَلَكُمْ تَشْكُرُونَ
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat,maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan basuhkakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih), sapulah mikamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi dia hendak membersihkanmu dan menyempurnakan nikmatnya bagimu, supaya kamu bersyukur.

Tahaharah yang wajib itu adalah wudhu, mandi janabah, mandi haid, mandi nifas, (bersuci dengan air), tayamum sebagai penggantinya (bersuci dengn tanah). Manakala tidak ada air atau seseorang berhalanga untuk menggunakanya, atau menghilangkan najis

Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments