March 28, 2018

Apakah Keputihan itu Najis? Dan Bagimana Hukumnya

Keputihan adalah cairan yang keluar dari rahim seorang wanita. Lendir yang keluar dari rahim wanita yang normal biasanya berwarna bening hingga keputih-putihan dan tidak ada baunya. Adapun penyebab dari keputihan sendiri adalah karena seorang wanita kurang menjaga kebersihan pada rahimnya. Lantas yang menjadi banyak pertanyaan dikalangan kaum hawa apakah keputihan itu najis atau tidak?

Kesalahan :

Sebagian besar wanita menganggap bahwa keputihan yang keluar dari kemaluannya adalah suvi, sehingga ketika hendak melakukan shalat mereka tidak membasuhnya, padahal bahwa tidak semua keputihan itu dinyatakan suci, bahkan kenyataannya yang lebih banyak terjadi adalah najis. Seorang wanita terkadang hanya mendengar dari salah satu orang saja tanpa mengetahui hukum asli dari keputihan tersebut.

Hukum yang benar :

Bagi seorang wanita yang mengalami keputihan, maka baginya wajib mengecek keputihan yang keluar tersebut, apabila keputihan tersebut keluar dari dalam (tempat yang dapat dijangkau oleh dzakar laki-laki yang menjima’nya), maka hukum dari keputihan tersebut adalah najis, dan ketika seorang wanita tersebut hendak melakukan shalat wajib maka harus dibasuh terlebih dahulu. Dan bahkan jika keputihan yang keluar tersebut banyak, maka wanita tersebut wajib menyumbatnya dengan kain kapas, sehingga keputihan tersebut dapat keluar pada anggota dzahir. Kesimpulanya bahwa keputihan yang semacam itu sama dengan darah istihadloh.

Untuk cara membedakan antara keputihan tersebut keluar dari dalam atau luar bisa dengan cara dilihat dari sifat cair dan kental, serta bau atau tidaknya, dan biasanya jika keputihan tersebut keruh dan bau maka keputihan tersebut keluar dari dalam dan sebaliknya jika tidak bau maka keputihan tersebut keluar dari luar (dzahir).

Demikianlah mengenai penjelasan apakah keputihan itu najis dan bagaimana hukumnya? dan semoga bermanfaat. Amien..


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon