Hukum was-was ketika takbir dalam shalat

Hukum was-was ketika takbir dalam shalat

Was-was adalah suatu perbuatan yang dilakukan secara berulang ulang, atau mengulang-ulang gerakan. Gerakan disini yang diamaksud adalah ketika akan melakukan shalat. Banayak sering kita jumpai disekitar masyarakat kita, orang sering was-was ketika akan melakukan takbir dalam shalat. Lalu yang jadi pertanyaan, apakah shalatnya sah apabila was-was dalam melakukan takbir??
Hal ini tentu sebuah kesalahan, selain was-was dalam shalat harus dihindari, juga ada kemungkinan shalat yang dilakukan tidak sah, dikarenakan takbiratul ihramnya yang salah.

Adapaun hukum yang benar adalah perlu difahami bagi mereka yang mempunyai penyakit was-was, jika mengulang-ulang bacaan takbir tidak ada niat berdzikir, artinya setiap kali bertakbir ia berniat masuk dalam ibadah shalat, maka takbir yang sah adalah yang jatuh pada takbir yang ganjil, dan apabila bertepatan dengan takbir yang genap maka takbirnya tidak sah, dan jika takbirnya tudak sah tentunya juga shalatnya tidak sah.

Keterangan :


Andaika seseorang melaukakan takbiratul ihram berulang kali dengan niat untuk memulai shalat pada masing-masing takbir, maka ia dianggap sah memasuki shalat ketika takbir nomer ganjil dan keluar dari shalat ketika pada takbir yang nomer genap. Namun masalahnya, ketika ia memasuki shalat pada takbir yang pertama, maka dengan melakukan takbir yang kedua, berate ia keluar dari shalat. Sebab niat memulai shalat dengan takbir kedua itu, berati ia memutus yang telah diniatkan pada takbir yang pertama. Demikian seterusnya.

Semoga bisa menjadi wawasan buat kita yang masih awam, dan semoga bermanfaat. Amin ..


Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments