Tata cara shalatnya ma'mum masbuq

Tata cara shalatnya ma'mum masbuq

Ma’mum masbuq adalah ma’mum yang terlambat raka’at shalatnya bauk itu satu raka’at atau lebih bersama imam ketika shalat berjama’ah. Yang dimaksud rakaat di sini adalah sampai ruku’, jadi ketika ada makmum yang terlambat ruku’ bersama imam dalam raka’at pertama saat shalat berjama’ah maka dia disebut makmum masbuq. Ini adalah pendapat jumhur ulama.
Kesalahan :
Banyak sekali ma’mum (ma’mum yang ketinggalan dari imamnya sehingga tidak dapat menyelesaikan bacaan fatihahnya ), setelah ia takbiratul ihram tetapi masih disebukan dengan membaca do’a iftitah, padahal cara seperti ini adalah salah.
Hukum yang benar :
Bagi seorang ma’mum masbuq , baginya wajib langsung membaca fatihah, tidak boleh membaca doa iftitah, katrena jika masih disibukan membaca doa iftitah, maka bacaan fatihahnya tidak dapat ditanggung oleh imam, dan baginya wajib membaca fatihah sampai pada ayat yang menyamai  (kadar doa iftitah tersebut).

Keterangan : bagi ma’mum masbuq setelah takbiratul ihram disunnahkan agar tidak sibuk dengan melakukan kesunahan, misal membaca ta’awud, akan tetapai ia harus langsung membaca fatihah, terkecuali ia memiliki dugaan bisa menemukaan rakaat bersama imam. Apabila imamnya ruku’ dan ma’mum masbuq tersebut belum membaca fatihah, maka hukumnya adalah sebagai berikut :

a.    Jika ia tidak sibuk melakukan kesunahan, maka ia wajib mengikuti imam dalam ruku’nya, dan membaca fatihahnya sudah gugur darinya.

b.    Jika ia sibuk mengerjakan kesunahan, maka ia wajib membacanya dengan kadar kira-kira dari bacaan fatihah, karena ia telah gegabah berpindah dari perkara wajib keperkara yang disunahakan. Baik itu telah membaca sesuatu dari fatihah atau belum. Dan andaikan ia ruku’ bersama imam dengan tanpa membaca kadar kira-kira fatihah maka hukum shalatnya tidak sah.

Demikinalah pembahasan mengenai tata cara shalatnya ma’mum masbuq dan semoga bermanfaat.



Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments