Hukum mandi besar saat puasa bulan Ramadhan

Hukum mandi besar saat puasa bulan Ramadhan

Sebelum membahas mengenai hukum mandi besar saat puasa bulan Ramadhan kita pelajari dulu mengenai apa itu mandi junub??
Junub berasal dari bahasa arab “junubin” yang artinya jauh, artinya yaitu bahwa orang yang sedang junub terjauhkan dari ibadah-ibadah tertentu. Syekh Nawawi mengartikan junub sendiri adalah kondisi dimana seseorang telah melakukan hubungan intim baik air maninya keluar maupun tidak.

Orang yang sedang junub berate ian dalam kondidi yang tidak suci dan diwajibkan untuk mandi besar agar bisa menjakankan kembali ibadah-ibadahnya  seperti shalat, puasa, dan lain sebagainya.
Lalu bagaimana jika mandi junub dilakukan setelah imsak pada bulan suci Ramadhan???


Dan dari pada adab berpuasa adalah mandi besar sebelum terbitnya fajar subuh agar ia suci dari awal berpuasa. Dan hal ini bukan berati junub menghalangi seseorang untuk berpuasa, akan tetapi lebih utama menghilangkan janabah sebelum terbitnya fajar.
Dalilnya adalah sebagaimana yang diriwayatkan olrh Bukhari, bahwa Nabi SAW pernahmendapati subuh ia dalam keadaan sedang junub karena bersetubuh bukan karena mimpi basah, kemudian beliau mandi besar dan berpuasa. Disunahkan pula mandi besar dari haid dan nifas sebelum terbitnya fajar dan jika telah suci dan terhenti darahnya sebelum terbitnya fajar.
Para ulama menyimpulkan bahwa mandi junub setelah imsak hukumnya adah mubah (diperbolehkan), sedangkan puasanya juga tetap sah.

Semoga bermanfaat dan bisa menjadi bertambahnya wawasan kita. Amin


Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments