Inilah Perbedaan Ibadah haji dan Umrah yang Perlu Anda Ketahui

Inilah Perbedaan Ibadah haji dan Umrah yang Perlu Anda Ketahui

Perbedaan ibadah haji dan umrah sebagian besar umat muslim pasti sudah tahu bahwasanya ibadah haji dan umrah itu adalah 2 ibadah yang berbeda, akan tetapi banyak diantara mereka jika disuruh untuk menjelaskan apa yang menyebabkan perbedaan antara ibdah haji dan umrah banyak yang masih belum mengetahi secara penuh.

Haji sendiri adalah suatu ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat muslim, terutama bagi mereka yang sudah mampu dalam segi materi dan juga kesehatan. Dan bisa dikatakan sempurnanya iman seseorang jika mereka sudah melaksanakan ibadah haji. Meskipun sama-sama dilakukan di Baitullah namun ada perbedaan yang mendasar yang membedakan keduanya.

Maka dari pada itu dalam kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulas tentang apa saja perbedaan antara ibadah haji dan umrah ?

Berikut ini ulasanya :

1. Perbedaan Hukum

Ibadah haji sendiri memiliki hukum wajib bagi yang sudah mampu untuk melaksanakan nya, dan juga termasuk rukun Islam yang ke lima.  Mampu sendiri meliputi berbagai hal, yaitu mampu dalam segi materi untuk berangkat dan untuk keluarga yang ditinggalkan, mampu dalam segi fisik. Sedangkan untuk Umrah sebagian ulama mengatakan wajib (bagi yang mampu) namun sebagian ulama yang lain mengatakan bahwa umrah hukumny adalah sunnah muakad.

Adapun Al quran yang menjelaskan hukum haji adalah Qs Al imran ayat 97 :

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ 
Artinya : 
"Menunaikan ibadah haji adalah kewajiban terhadap Allah, yaitu bagi mereka yang mampu mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari kewajiban haji ini, maka sesungguhnya Allah adalah Tuhan Yang Maha Kaya yang tidak memerlukan sesuatu apapun dari semesta alam.” (QS. Ali Imron: 97).

2. Waktu Pelaksanaan

Ibadah haji dan umrah sama-sama dilakukan di Baitullah, namun untuk ibadah haji sendiri tidak bisa dilakukan sewaktu-waktu. Ibadah haji dilakukan  pada bulan haji yaitu pada tanggal 9-13 Dzulhijjah. Sehingga apabila ibadah haji dilakukan diselain bulan tersebut maka hajinya tidak sah. Bisa dikatakan bahwa ibadah haji hanya dilakukan satu tahun sekali. Sedangkan untuk umrah sendiri bisa dilakukan sewaktu-waktu selain pada tanggal yang sudah dimakruhkan yaitu hari Arofah, hari Tarwiyah, dan hari tasrik yaitu tanggal 11,12, dan 13 Dzulhijjah.

3 Tata Cara Pelaksanaan

Perbedaan haji dan umrah yang berikutnya adalah terletak pada tata cara pelaksanaan nya. Ibadah haji tata caranya lebih banyak dari pada umrah, sehingga orang yang pernah ibadah haji pasti juga pernah umrah. Untuk rukun umrah sendiri yaitu niat, thawaf, sa'i dan tahalul, sdangkan untuk ibadah haji semua rukun yang ada di umrah semuanya dilakukan dan ditambah dengan wuquf di Arafah, mabit di mina dan muzdalifah, dan yang terakhir melempar jumrah.

4. Perbedaan Tempat

Meskipun ibadah haji dan umrah di lakukan di Makkah Al Mukaromah, akan tetapi untuk ibadah haji sendiri ada rukun yang dilakukan di luar Makkah . Rukun haji yang dilakukan diluar Makkah yaitu wukuf di Arafah, mabit di muzdalifah dan mina dan melempar jumrah di mina.

Itulah bebrapa perbedaan yang ada pada ibadah haji dan umrah, dan semoga dapat menjadi wawasan baru bagi kita yang belum paham secara detail mengenai perbedaan ibadah haji dan umrah.



 
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments