5 Hikmah Menjalankan ibadah umrah dan haji

5 Hikmah Menjalankan ibadah umrah dan haji

Setiap hal atau perbuatan yang kita lakukan senantiasa akan memberikan hikmah atau pelajaran jidup bagi kita agar menjadi orang yang senantiasa akan lebih baik lagi. Dalam hal ini pelaksanaan ibadah umrah dan haji merupakan perintah Allah SWT yang merupakan rukun iman yang ke lima, akan tetapi wajib dilakukan ketika sudah memenuhi syarat-syarat seperi mampu dalam hal keuangan, mampu dalam hal kesehatan, dan mampu dalam hal keluarga yang ditinggalkan.

Hikmah sendiri berati mengetahui keunggulan sesuatu melalui pengetahuan sesuatu yang sempurna, bijaksana, dan sesuatu yang tergantung dari akibat sesuatu yang terpuji. Dalam ilmu ushul fiqih sendiri hikmah diartikan sebagai motivasi dalam pensyariatan hukum dalam rangka pencapaian kemaslahatan atau menolak suatu kemafasadatan (keburukan).

Oleh sebab itu pensyaritan ibadah umrah dan haji yang terwujud dalam berbagai jenis gerakan, tentunya memiliki hikmah tersendiri. Sebab menurut sabda Rasulullah SAW, "Setiap pekerjaan harus pasti dan harus disertai dengan niat yang tulus". (HR Bukhari dan Muslim)

Ibadah umrah dan haji serat dengan nilai hikmah yang dapat diambil sebagai i'tibar (mengambil pelajaran). Dan diantara hikmah-hikmah ibadah umrah dah haji adalah :

1. Mensyiarkan agama islam

Ibadah umrah dan haji adalah suatu ibadah dalam bentuk syiar agama sebagai bentuk menyucikan dan membesarkan nama Allah SWT seperti halnya kalimat tayyibah yang selalu di panjatkan ketikan sedang melakukan ibadah umrah dan haji.

2. Menghilangkan dosa

Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah SAW berikut ini :
"Siapa yang melaksanakan ibadah haji, dan disan tidak melakukan perbuatan maksiat dan tidak pula mengeluarkan kata-kata yang kotor, maka ia akan kembali ke negri asalnya denghan tanpa dosa, sebagaimana ia dilahirkan dari kandungan ibunya pertama kali". (HR Bukhari Muslim, An Nasa'i, Tirmidzi, Dan Abu Hurairah).

"Dosa-dosa yang dilakukan antara umrah dan umrah berikutnya diampuni. Ibadah umrah dan haji yang (mabrur) tidak lain imbalan nya adalah syurga". (HR Bukhari Muslim, An Nasa'i, Tirmidzi, Dan Abu Hurairah).

Dari hadist diatas jelas bahwasanya orang yang menjalankan ibadah umrah dan haji akan di hapus dosa-dosanya.

3.  Meningkatkan kesabaran

Ketika sedang melaksanakn thawaf, begitu banyaknya orang yang akan mencium hajar aswad, berdoa di multazam, shalat di hijr ismail atau belakang makam nabi Ibrahim. Terkadang banyak orang yang mementingkan egonya (saling dorong, saling sikut) untuk berhasil melakukan itu semua, maka janganlah kita kotori ibadah kita dengan hal-hal yang jistru mengurangi nilai ibadah kita.

Dan ingatlah berhasil atau tidaknya dalam melakukan sesuatu semata-mata karena ijin Allah SWT. Karena itulah kesabaran untuk menggapai tujuan sangatlah penting, dan Allah SWT akan selalu bersama dengan orang-orang yang sabar.

4. Memupuk rasa persatuan di kalangan umat Islam

Adanya keberagaman dalam ibadah umrah dan haji memberikan pelajaran bahwa umat Islam memiliki visi dan misi yaitu untuk menegakan ajaran agama islam. Semua pelaksanaan ibadah haji dilakukan dalam waktu bersama dan tempat yang sama juga.

Dalam pelaksanaan Ibadah haji tidak membedakan antara si kaya dengan si miskin, tidak membedakan antara pangkat dengan rakyat biasa dan tidak pula membedakan suku dan bangsa di mata Allah SWT semua sama.

5. Menjadi pribadi yang lebih baik

Setelah melaksanakan ibadah umrah dan haji. Kita hendaknya sebisa mungkin untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi daripada sebelumnya dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT .

Itulah bebrapa hikamah menjalankan ibadah umrah dan haji yang perlu diketahui. Begitu istimewanya hikmah yang diperoleh ketika menjalankan ibadah umrah dan haji di tanah suci, dan dengan ibadah haji bisa untuk menyempurnakan rukun Islam. Semoga ibadah umrah dan haji kita semua diterima oleh Allah SWT, dan menjadi haji yang mabrur.

Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments