Inilah waktu shalat dhuha yang paling utama, sesuai dengan sunnah Nabi

Inilah waktu shalat dhuha yang paling utama, sesuai dengan sunnah Nabi

Waktu shalat dhuha yang paling utama- Shalat dhuha adalah salah satu shalat sunnah yang sangat dianjurkan Nabi Muhammad SAW. Dalam shalat dhuha sendiri ada beberapa manfaat yang sangat besar bagi orang yang mau menjalankan dan selalu mengistiqomahkan shalat dhuha tersebut. Salah satu manfaat shalat dhuha sendiri yang sudah umum adalah bisa memperlancar rezeki seseorang.

Waktu shalat dhuha mulai jam berapa sampai jam beberapa?

Adapun waktu shalat dhuha dimulai sejak setelah matahari terbit, kemudian matahari tersebut meninggi hingga kira-kira setinggi tombak. Ini adalah penjelasan dari syaikh Muhammad bin Shalih Al Usmani.

Adapaun dalil mengenai kapan waktu dimulainya shalat dhuha ada pada hadist yang di riwayatkan oleh Amr bin Abasah, Nabi SAW bersabda :

صَلِّ صَلاَةَ الصُّبْحِ ثُمَّ أَقْصِرْ عَنِ الصَّلاَةِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ حَتَّى تَرْتَفِعَ فَإِنَّهَا تَطْلُعُ حِينَ تَطْلُعُ بَيْنَ قَرْنَىْ شَيْطَانٍ وَحِينَئِذٍ يَسْجُدُ لَهَا الْكُفَّارُ
Artiya ;
"Kerjakanlah shalat subuh kemudian tinggalkanlah shalat hingga matahari terbit, yaitu sampai matahari meninggi. Ketika matahari terbit, ia terbit diantara dua tanduk syaitan, saat itu orang-orang kafir sedang sujud". (HR Muslim)

Maksut hadits diatas adalah, ketika ingin mengerjakan shalat dhuha maka tunggulah samapi kira-kira matahari meninggi (sekitar 15 menit ). Pertanyaanya kenapa kok disuruh menunggu sampai kira-kira 15 menit? karena pada zaman dahulu banyak orang kafir pada waktu matahari terbit orang-orang kafir tersebut melakukan sujud. Nah maka dari pada itu agar tidak mnyerupai orang-orang kafir yang sedang sujud, maka shalat dhuha dilakukan ketika matahari sudah mulai meninggi.

Adapun untuk shalat dhuha yang dilaksanakan di Indonesia shalat dhuha dilaksanakan sejak matahari naik hingga condong ke arah barat, waktu shalat dhuha terbentang selama 15 menit setelah matahari terbit hingga 15 menit sebelum masuk waktu duhur. Waktu yang lebih utama adalah seperempat siang. Akan tetapi terkadang banyak orang yang belum tahu ternyata waktu shalat duha itu sampai 15 menit sebelum masuk waktu dhuhur.

Agar lebih aman lagi ketika ingin mengerjakan shalat dhuha, sebaiknya anda melakukan setelah 20 menit dari waktu terbitnya matahari. Jadi tambah 5 menit dari 15 menit setelah terbitnya matahari tersebut. Hal ini dalam rangka untuk berjaga-jaga atau ikhtiyat (hati-hati) agar tidak sama persis mendekati waktu terlarangnya shalat.
Namun dalam Islam sendiri ada beberapa waktu yang dilarang untuk melaksanakan shalat, maka dari pada itu hindarilah waktu tersebut.

Waspadalah terhadap waktu terlarang untuk melaksanakan shalat
1. Dari shalat subuh hingga matahari terbit.
2. Ketika matahari di atas kepala tidak condong ke timur atau ke barat hingga matahari tergelincir ke barat. Yaitu sekitar 15 menit sebelum waktu dhuhur.

3. Ketika matahari berwarna kuning-kuningan sampai tenggelam.

4. Setelah shalat asar sampai tenggelamnya matahari.

5. Ketika matahari terbit.

Pengecualian 
Shalat yang kelima yang diharamkan diatas adalah shalat sunnah yang tidak memiliki sebab dalam pengerjaanya. Sedangkan shalat yang memiliki sebab tetap diperbolehkan. 
Ternyata shalat dhuha ada waktu utamanya juga, tidak sembarangan untuk melakukanya tetap ada tata cara untuk melakukanya agar kita mendapatkan pahala atau keutamaan sesuai dengan sunnah nabi.

Itulah waktu shalat dhuha yang paling utama sesuai dengan sunnah nabi dan jumhur ulama, semoga dapat menjadi wawasan bagi kita semua.




Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments