February 2, 2019

Dalil Keutamaan Perintah Untuk Berqurban

Kurban dalam Islam di sebut juga "Udhiyah" yang artinya yaitu hewan sembelihan. Kurban sendiri adalah menyembelih hewan ternak seperti sapi, unta, kambing, kerbau dengan niat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt, yang mana pelaksanaanya yaitu pada hari raya qurban dan hari tasyrik tepatnya yaitu pada tanggal 10,11,12 dan 13 bulan Dzulhijah.
sumber gambar arrahmah.co.id
Kurban atau udhiyah sendiri memiliki manfaat yang sangat besar bagi yang mau menjalankan dan besar pula pahala yang akan di terima bagi mereka yang mau melaksanakannya. Udhiyah (kurban) pertama kali di lakukan yaitu oleh Nabi Ibrahim As, yang mana beliau bermimpi di suruh Allah Swt untuk menyembelih anaknya yang bernama Nabi Ismail, dengan keteguhan iman yang di miliki oelh Nabi Ibrahim beliau pun melaksanakn mimpinya tersebut dan setelah di laksanakn Nabi Ismail pun di ganti oleh Allah menjadi seekor kambing. Syariatkan yaitu pada tahun kedua Hijriyah bersamaan dengan bersamaan dengan syariat zakat, sholat idul fitri dan idul adha.

Adapun Dalil Al quran yang memerintahkan untuk berqurban yaitu antra lain :

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Artinya :
"Maka laksanakan sholat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah (sebagi ibadah mendekatkan diri kepada Allah)." (Qs Al Kautsar : 2)

Dalam Quran surat Al Hajj juga di jelaskan yaitu :
فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ
Artinya :
"Maka makanlah sebagian daging kurban  dan berilah orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (orang yang tidak minta-minta) dan orang yang meminta." (Qs Al Hajj : 2)

Adapun dalil ketika Nabi Ibrahim a.s ketika di perintahkan oleh Allah untuk menyembelih anakanya adalah sebagai berikut :

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْىَ قَالَ يَبُنَىَّ إِنِّى أَرَى فِى الْمَنَامِ أَنِّى أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى, قَالَ يَاَبَتِ افْعَلْ مَاتُؤْمَرُ, سَتَجِدُنِى إِنْ شَآءَ اللهُ مِنَ الصَّبِرِيْنَ. فَلَمَّآ أَسْلَمَا وَتَلَّهُ, لِلْجَبِيْنَ. وَنَدَيْنَهُ أَنْ يَآِبْرَهِيْمُ. قَدْ صَدَّقْتَ الرُّءْيَآ, إِنَّا كَذَالِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ. إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَؤُاْ الْمُبِيْنُ. وَفَدَيْنَهُ بِذِبْحٍ عَظِيْمٍ
Artinya :
"Maka ketika anak itu sampai (pada umur)  sanggup berusaha bersamanya Ibrahim berkata : "Wahai anak-Ku ! sesungguhnya aku bermimpi menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!" (Dia) Ismail menjawab : "Wahai ayahku! lakukanlah apa yang di perintah oleh Allah kepadamu, insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar" maka ketika keduanya telah berserah diri (Ibrahim) memberingkan anknya atas pelipisnya (untuk melaksanakan perintah Allah). Lalu kami panggil dia : "Wahai Ibrahim ! Sungguh engkau telah membenarkan mimpi itu." Sungguh, demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar satu ujian yang nyata. Dan kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar." 
(Q.S As Shaffat : 102-107)

Selain itu juga ada bebrapa hadist yang menjelaskan tentang perintah untuk berqurban, diantaranya adalah :
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ رَسُوْلُ اللهِ ص.م. قَالَ: مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ فَلاَ يَقْرَبَنَّ مُصّلاَّنَا ـ رواه احمد و ابن ماجة

Artinya :
"Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat sholat Id kami." (HR Ahmad dan Ibnu Majah)

Hadist lain yang di riwayatkan oleh Bukhari dan Anas bin Malik. dia berkata :

ضحى رسول الله صلى الله عليه وسلم بكبشين املحين اقرنين فرايته واضعا قدميه على صفاحها يسمي ويكبر فذبحها بيده
Artinya :
"Nabi Saw berkurban dengan dua kambing gemuk dan bertanduk. Saya melihat Nabi Saw meletakan kedau kakinya di atas pundak kambing tersebut, kemudian Nabi Saw membaca basmalah, takbir dan menyembelih dengan tanganya sendiri." (HR Bukahari dan Anas bin Malik)

Sebagian besar ulama dari kalangan sahabat tabi'in tabiut tabi'in dan ulama ahli fiqih menyatakan bahwa hukum kurban sendiri adalah sunnah muakkad (sunnah yang sangat di anjurkan). Dan tak ada seorang pun di antara mereka yang mengatakan wajib atas hukum kurban, kecuali Abu Hanifah dan sebagian tabi'in.

Demikianlah mengenai ulasan tentang dalil keutamaan atau di berlakukanya perintah untk berkurban yang ada pada Al quran dan hadist Nabi Muhammada Saw. Semoga bermanfaat


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon