March 26, 2019

3 Amalan yang Tidak Akan Terputus Pahalanya Setelah Meninggal Berikut Hadistnya

Dunia adalah ladang akhirat atau temoat untuk melakukan perbuatan kebaikan sebanyak dan sebaik mungkin. Maka hendaknya sebelum datangnya kematian berlomba-lombalah untuk beramal shaleh untuk bekal dan untuk meraih kebahagian diakhirat nanti. Dikarenakan akhirat adalah tempat yang kekal adapun dunia adalah kehidupan yang fana' (hancur).

Ajal tidak ada yang mengetahui kecuali Allah SWT. Ketika seseorang sudah dijemput ajalnya oleh malikat maka akan terputus semua amal ibadah seseorang. Namun ada tiga amal yang tidak akan terputus pahalanya walaupun orang tersebut sudah meninggal dunia

Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah SAW yang diriwaytakan oleh Abu Hurairah berikut ini

إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلا مِنْ ثَلاثٍ : صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Artinya :
"Ketika anak adam itu mati, maka terputuslah amalnyam kecuali amla (tiga) ini : Sadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mau mendoakan orang tuanya." (HR Muslim)

Hadit diatas mejelaskan bahwasanya ketika orang sudah meninggal dunia, maka amal perbuatannya kan putus semua. Penyesalan yang begitu mendalam bagi orang yang sudah meninggal dunia akan tetapi tanpa dibekali mala shaleh semasa hidupnya. Maka setelah orang meninggal dunia akan terputus semua amal perbuatanya, kecuali (tiga) amal berikut ini :

1. Sadaqah Jariyah

Sadaqah jariyah sendiri bukan semata-mata dalam bentuk materi saja. Semua orang pun sebenarnya bisa melakukan amal jariyah. Jika orang kaya sadaqah jariyah dengan harta bendanya, maka orang yang kurang mampu (miskin) bisa beramal jariyah dengan cara tenaga atau fikiranya. Atau bisa juga dengan harta bendanya walaupun nominalnya tidak sebesar orang kaya, yang terpenting adalah niatnya. Sebenarnya banyak cara untuk melakukan amal shaleh ini, itu semua tergantung pada diri orang masing-masing.

2. Ilmu yang Bermanfaat

Amal yang kedua yang tidak akan putus pahalanya yaitu ilmu yang bermanfaat. Lalu yang menjadi perntanyaan, apa sebenarnya yang dimaksud ilmu yang bermanfaat itu? Ada beragam jawaban mengenai ilmu yang bermanfaat ini. Namun intinya adalah ilmu yang bisa memberi manfaat baik itu terhadap dirinya sendiri maupun untuk orang lain yang mana tujuanya untuk mencapai keslamatan di dunia dan akhirat. Ilmu yang dimaksud tentunya dalah ilmu agama, karena dengan ilmu agama akan bisa memberikan petunjuk bagi manusia untuk bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT serta melaksanakan segala perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya. 

Setiap orang berkewajiban utuk belajar ilmu agama. Dengan kata lain hukumnya fardhu ain bagi manusia untuk belajar ilmu agama. Hal ini sesuai dengan hadist Nabi Muhammad SAW berikut ini,

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِم
Artinya :
"Mencari ilmu hukumnya wajin bagi setiap manusia."

Lantas bukan yang dimaksut orang yang telah menuntut ilmu agama itu ilmunya bermanfaat. Adapun letak kemanfaatan ilmu itu sendiri adalah ada pada pengamalanya. Contoh : Mengajarkan ilmu kepada orang lain. walupun orang yang memberikan ilmu tersebut sudah meninggal, maka jika ilmu yang di berikan tersebut bisa bermanfaat dan diamalkan oleh orang lain maka pahalanya akan terus mengalir.

3. Anak Shaleh yang Selalu Mendoakan Kedua Orang Tuanya

Jika kita mempunyai seorang anak dan anak tersebut selalu mendoakan kita agar senantiasa mendapat pertolongan, petunjuk dan ampunan dari ALlah SWT. Maka anak shaleh ini menjadi salah satu amal shaleh bagi kita yang mana pahalanya akan terus mengalir. Namun bisakah anak tersebut menjadi anak shaleh yang selalu mendoakan kedua orang tuanya? Pertanyaan yang demikian itu kembalikan pada diri masing-masing, apakah selama hidupnya kita mengajari anak tersebut untuk berbuat kebaikan atau tidak.

Dan ketika oarang tua sudah meninggal dunia, yang orang tua harapakan hanya doa dari anak-anaknya tersebut. Maka ajarilah anak-anak kita untuk melakukan ritual tahlil dan mengajarinya seperti doa berikut ini :
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى وَلِوَ الِدَىَّ وَارْ حَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَا نِى صَغِيْرًا
Artinya :
"Ya Allah ya Tuhanku ampunilah aku dan kedua orang tuaku dan kasihilah keduanyasebagaiman mereka mengasihi kita diwaktu kecil."

Ketiga amalan diats tadi yakni, amal jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shaleh yang mendoakan kedua orang tua hendaknya dijadikan sebagai perhatian yang khusus. Dan jika kita meninggal terlebih dahulu namun ketiga hal tersebut belum kita ajarkan dan persiapkan dengan sebaik mungkin, maka apalah arti hidup jika semasa hidup kita tidak mengajarkan amal-amal yang hendak kita butuhkan kelak diakhirat nanti. Dan hidup di dunia itu cuma satu kali, jika tidak kita manfaatkan sebaik mungkin maka kerugian akan kita rasakan kelak diakhirat.

Demikianlah menganai tiga amalan yang tidak akan terputus pahalanya setelah meninggal, maka dari pada itu persiapkanlah sebaik mungkin sebelum ajal menjemput kita. Semoga bermanfaat

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon