March 20, 2019

Anjuran Rasulullah Untuk Memperbanyak Doa Ketika Sujud

Doa Sendiri merupakan bentuk sarana berkomunikasi kepada Allah SWT. Dengan doa manusia bisa mencurahkan segala apa yang di menjadi harapan kepada yang maha kuasa. Disamping itu doa juga merupakan bentuk penghambaat seorang makhluk terhadap yang maha pencipta. Allah Swt Sendiri memerintahkan kepada hambanya untuk senantiasa berdoa kepadan-Nya. Sebagai mana firman Allah dalam QS Al-Mu'min ayat 60 :

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
Artinya :
"Berdoalah kamu sekalian kepadaku, niscaya akan Aku kabulkan"
Dalam berdoa tidak tidak boleh sembarangan, karena doa merupakan bentuk ibadah kepada Allah Swt, maka ketika berdoa harus memperhatikan adab dan etika yang baik dan benar. Dan waktu ketika berdoa pun juga bisa mempengaruhi terhadap terkabulnya doa tersebut atau tidak. Sebagian besar ulama memerintahkan untuk berdoa diwaktu yang terbaik dan yang utama.

Ada banyak waktu yang mustajab untuk berdoa, salah satunya waktu terbaik untuk berdoa adalah kertika dalam keadaan sujud, dan pada waktu sujud perbanyaklah untuk berdoa. Sebagaimana hadist Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam berikut ini :

أَقْرَبُ مَا يَكُونُ العَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ ، فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ
Artinya :
"Keadaan seorang hamba paling dekat dengan Tuhan adalah ketika sujud, maka dari pada itu perbanyaklah untuk berdoa." (HR Muslim)

Namun mengenai berdoa ketika sujud ulama ikhtilaf (berbeda pendapat), Ulama Hanafiyah tidak mengajirkan berdoa ketika sujud, kecuali pada shalat sunnah saja. Malikiyah dan Syafiiyah mengajurkan bahkan secara bebas, sedangkan Hambaliyah ada dua riwayat, bahwa sujud itu hanya membaca Subhana Raviyal A'la saja, akan tetapi boleh berdoa dengan doa dzikir yang mastur (kebiasaan) tidak dengan doa yang dibuat sendiri.

Adapun doa yang dicontohkan oleh Rasulullah sendiri adalah sebagai berikut :

أَقْرَبُ مَا يَكُونُ العَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ ، فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ
Artinya :
"Ya Allah ampunilah dosa-dosaku semua, baik yang halus atau yang jelas, yang awal dan yang akhir, yang terang-terangan dan yang sembunyi-sembunyi." (HR Muslim no.112)

Selain itu juga ada tiga doa yang tidak boleh ditinggalkan  ketika sujud, sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh Abdul Aziz bin Bazz. Ketiga doa tersebut adalah :

1. Minta diwafatkan dalam keadaan khusnul khotimah
اللهم إني أسألك حسن الخاتمة
 "Allahumma ini as'aluka husnal khotimah"

Artinya :
"Ya Allah aku minta kepada-Mu husnul khotimah"

2. Minta agar kita diberi kesempatan bertaubat sebelum meninggal
اللهم ارزقني توبتا نصوحا قبل الموت
"Allahummarzuqni taubatan nasuha qablal maut"

Artinya :
"Ya Allah berikanlah aku rezeki taubat nasuha (sebenar-benar taubat) sebelum wafat."

3. Minta agar hati kita di tetapkan diatas agamanya
اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
"Allahumma ya muqalibal qulub tsabit qalbi ala dinika"

Artinya :
"Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-Mu."

Demikianlah mengenai anjuran Rasulullah untuk memperbanyak doa ketika sujud dan bacaan ketika doa tersebut. Dan semoga bermanfaat

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon