June 28, 2019

5 Golongan yang di khawatirkan Meninggal Dalam Keadaan Su'ul Khatimah

Kematian meruapakan hal yang pasti terjadi bagi setiap makhluk hidup, dan itu juga pasti akan menimpa pada setiap manusia. Akan tetapi kapan terjadinya kematian, dalam keadaan dan tempatnya dimana tidak ada yang tahu kecuali Allah SWT. Semuang orang pasti menginginkan yang namanya meninggal dalam keadaan khusnul khatimah, akan tetapi itu semua tidak segampang yang orang bayangkan, semua butuh proses salah satunya adalah dengan cara menjalankan perintah Allah serta menjauhi larangannya.

Al Alamah Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad dalam kitabnya yang berjudul Sabilul Iddikar wal I'tibar bima Yamurru bil Insan wa Yanqadil Lahu minal A'mar, menjelasakan tentang lima golongan orang yang dikhawatirkan meninggal dalam keadaan su'ul khatimah.

Adapun kelima orang yang dikhawatirkan meninggal dalam keadaan su'ul khatimah adalah sebagai berikut ini :

قَالُوْا: وَأَكْثَرُ مَنْ يُخْشَى عَلَيْهِ سُوْءُ اْلخَاتِمَةِ ، وَاْلعِيَاذُ بِا للهِ، اَلْمُتَهَاوِنُ بِالصَّلاَةِ، وَاْلمُدْمِنُ لِشِرْبِ الخَمْرِ، والعَاقُّ لِوَالِدَيْهِ، وَالَّذِي يُؤْذِي اْلمُسْلِمِيْنَ، وَكَذَالِكَ المُصِرُّوْنَ عَلَى اْلكَبَائِرِ وَاْلمَوْبِقَاتِ، اَلَّذِيْنَ لَمْ يَتُوْبُوْا اِلَى اللهِ مِنْهَا
Artinya :
"Para ulama berkata bahwa orang-orang yang dikawatirkan akan memperoleh su'ul khatimah (semoga Allah melindungi dari hal itu) adalah orang yang suka melelaikan shlat, mereka yang suka minum-minuman keras, durhaka kepada orang tua, mereka yang suka menyusahkan (menzalimi) Muslim lainnya, dan mereka yang terus-menerus melakukan perbuatan dosa besar, berbagai kekejian dan tidak mau bertaubat."

Dari keterangan diatas dapat disumpulkan bahwa ada lima orang yang dikhawatirkan akan meninggal dalam keadaan su'ul khatimah adalah orang-orang yang sebagai berikut ini :

1. Orang yang Melalaikan Shalat

Shalat sendiri merupakan amal pertama kali yang akan diitanyakan oleh Allah kelak di akhirat nanti. Jika shalatnya baik maka amal yang lain pun baik, sebaliknya jika shalatnya tidak baik maka amal yang lain pun akan tidak baik pula. Hal ini sesuai dengan hadist Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam berikut ini :

أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ ، فَإنْ صَلُحَتْ ، فَقَدْ أفْلَحَ وأَنْجَحَ ، وَإنْ فَسَدَتْ ، فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ
Artinya :
"Sesungguhnya amal yang akan dihisap paling pertama kepada hambanya adalah pada hari kiamat adalah shalatnya. Maka, jika shalatnya baik maka akan beruntung dan berhasil. Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal atau rugi." (HR Tirmidzi)

Maka dari pada itu kita hendaknya untuk selalu menjaga shalat kita baik dalam keadaan apapun dan dimanpun kita berada, terlebih-lebih shalat fardhu yang mana hukumnya wajib dan tidak boleh ditinggalkan. Hal yang demikian ini juga kita tanamkan pada keluarga kita sendiri, sebab ada perintah dari Allah SWT untuk menjada diri dan keluarga dari ancaman siksa api neraka. Dan dengan kita selalu menjalankan shalat meruapakn hal utama agar kita selamat dari siksa api neraka.

2. Orang yang Minum-Minuman Keras
 
Minuman keras sendiri hukumnya adalah haram. Tidak minuman keras saja, apa saja yang bisa memabukan itu hukumnya juga tetap haram. Hal ini sesuai dengan hadist Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallamberikut ini :
 
كُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ ، وَكُلُّ خَمْرٍ حَرَامٌ
Artinya :
"Semua yang memabukan adalah khamr dan semua khamr adalah haram."
 
Disamping hukumnya haram minum-minuman keras juga akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh kita. Selain minum-minuma keras zaman sekarang ini juga banyak sekali peredaran narkoba dan pil-pil terlarang yang bisa membahayakn kesehatan mental seseorang. Maka barang siapa yang tidak mau berhenti dari minum-minuman keras dan obat terlarang yang lainnya maka akan dikhawatirkan akan meninggal dalam keadaan su'ul khatimah. Disamping itu juga ketika orang minum-minuman keras maka shalatnya tidak akan diterima oleh Allah selama 40 hari.
 
3. Orang yang Durhaka Kepada Orang Tua
 
Durhaka kepada orang tua hukumnya adalah haram, bahkan meruapakan salah satu dosa besar setelah syirik. Hal ini sebagaimana dalam hadist Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam yang diriwayatkan dari Anaa berikut ini :
 
سُئِلَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَنِ الْكَبائِرِ قَالَ: الإِشْراكُ بِاللهِ، وَعُقوقُ الْوالِدَيْنِ، وَقَتْلُ النَّفْسِ، وَشَهادَةُ الزّورِ
Artinya :
"Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ditanya tentang dosa-dosa besar. Beliau menjawab, "Menyekutukan Allah, durhaka kepada orang tua, membunuh orang dan memberikan kesaksian palsu."

Jika kita pikir hal ini sangat masuk akal, karena perjuangan seorang ibu saat melahirkan anaknya sangat luar biasa sekali bahkan taruhanya adalah nyawanya sendiri. Sedangakn seorang ayah adalah sosok yang mencari nafkah serta mempunyai tanggung jawab yang sangat besar baik di dunia maupun kelak diakhirat nanti.

Perintah untuk berbakti kepada orang tua juga merupakan perintah Allah subhanahu wata’ala yang ditegaskan dalam Al-quran surat Luqman ayat 14 berikut ini :

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ
Artinya :
"Dan kami perintahkan kepada manusia untuk berbakti kepada orang tuanya, ibunya telah mengandung dalam keadaan lemah dan bertambah lemah dan menyapihnya dalam dua tahun, bersyukurlah kalian kepada-Ku dan kepada orang tuamu. Hanya kepad-Ku lah kalian kembali."

Oleh sebab itu jika ada anak yang durhaka kepada orang tuanya maka sangat dikhawatirkan meninggal dalam keadaan su'ul khatimah. Karena ridha Allah tergantung ridha orang tua, dan murka Allah juga tergantung pada murka kedua orang tua.

4. Orang yang Suka Menyusahkan (Menzalimi) 

Persoalan menzalimi orang lain kadang dianggap oleh sebagian orang adalah hal yang sepele, karenya sebenarnya hal ini sangat tidak disukai oleh Allah . Bahkan menzalimi terhadap orang non muslim saja tidak boleh apalagi yang dizalimi tersebut adalah sesama muslim.

Adapun perbutan zalim manusia kepada manusia yang lainnya adalah sebagai mana dalam hadist Rasulullah yang diriwatakan oleh Abu Hurairah tentang kezaliman yang dapat mengakibatkan kerugian diakhirat, yakni : Mencaci maki orang lain, menuduh atau memfitnh orang lain, memakan harta orang lain (korupsi), menumpahkan darah orang lain dan memukul orang lain.

Oleh karena itu bagi siapa saja yang masih melakukan kezaliman kepada orang lain dan itu tidak bisa diingatkan maka dikhawatirkan hidupnya akan berakhir dalam keadaan su'ul khatimah.

5. Mereka yang Terus Menerus Berbuat Dosa Besar

Dosa kecil saja juga dalam islam kalau bisa jangan di lakukan apalagi yang dosa besar. Terkadang ada diantara kita jika melakukan sebuah dosa besar malah bangga dengan apa yang dilakukannya. Adapun bebrapa dosa besar diantaranya adalah : Zina, mabuk-mabukan, Berjudi, Narkoba, mencuri/korupsi. Kelima perbutan ini merupakan perbauatan maksiat yang mana keharamanya juga dijelaskan dalam Al-quran.

Dalil tentang haranya berzina yaitu dalam surat Al-isra' ayat 32 yang berbunyi :

وَ لاَ تَقْرَبُوا الزّنى اِنَّه كَانَ فَاحِشَةً، وَ سَآءَ سَبِيْلاً
Artinya :
"Dan janghanlah engkau mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan sesuatu jalan yang buruk."

Dalil tentang hram mencuri yaitu ada dalam surat Al-Baqarah ayat 188 yang berbunyi :

وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ
Artinya :
"Dan janganlah kamu memakan sebagian harta orang lain diantara kamu dengan jalan yang bathil."

Dalil tentang haramnya mabuk, judi, narkoba ada pada surat Al-Maidah ayat 90 yang berbunyi :

إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ
Artinya :
"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamr, berjudi, berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syetan. maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu."

Oleh karena itu barang siapa yang melakukan dosa besar dan tidak untuk bersegera bertaubat kepada Allah maka dikhawatirkan hidupnya akan berakhir dalam keadaan su'ul khatimah.
 
Demikian mengenai lima golongan  orang yang dikhawatirkan meninggal dalam keadaan su'ul khatimah. Dan mari kita berdoa kepada Allah untuk selalu diberikan rahmat agar selalu terhindar dari perbuatan-perbuatan yang sudah disebutkan diatas tadi. Dan sempga kita kelak ketika meninggal dunia dalam keadaan khusnul khtaimah. Amin







Artikel Terkait


EmoticonEmoticon