Showing posts with label adab cium tangan guru. Show all posts
Showing posts with label adab cium tangan guru. Show all posts

August 7, 2019

6 Pesan Indah Mbah Maimun Zubair

Baru-baru ini tepatnya tanggal 6 Agustus 2019/ 5 Dzulhijjah 1434 H Mbah Maimun Zubair Meninggal dunia di Mekah saat beliau menjalankan ibadah Haji. Mbah Maimun di makmalkan di Ma'la, tempat pemakaman beliau ini juga tempat makamnya sayidatina Khadijah istri Rasulullah Saw. Beberapa ulama jawa juga banyak yang dimakamkan di Ma'la seperti Syekh Nawawi Al Bantani, Syekh Khotib Al-Minangkabawi, Syekh Amin al-Qutbhi Al-Lomboky serta beberapa keluarga ketirunan Rasulullah Saw, yaitu Sayyid Ibrahim (putra Rasulullah) dan guru Mbah Maimun yaitu Sayyid Muhammad bin Alwi al-Maliki juga dimakamkan di Ma'la.

Sewaktu masih hidup Beliu ketika berceramah atau sedang mengajari muridnya kerap kali memberikan kata mutiara dan pesan yang indah yang sangat luar biasa sekali maknanya.

Adapun pesan indah Mbah Maimun Zubair antara lain adalah :

1. Jika engkau melihat seekor semut terpeleset dan jatuh di air, maka angkat dan tolonglah. Barangkali itu menjadi penyebab ampunan bagimu di akherat kelak.

2. Jika engkau menjumpai batu kecil di jalan yang bisa menggangu jalannya kaum muslimin, maka singkirkanlah. Barangkali itu menjadi penyebab dimudahkannya jalanmu menuju syurganya Allah.

3. Jika engkau menjumpai anak ayam terpisah dari induknya, maka ambil dan susulkan ia dengan induknya. Semoga itu menjadi penyebab Allah mengumpulkan dirimu dan keluargamu di surga.

4. Jika engkau melihat orang tua membutuhkan tumpangan, maka antarkanlah ia. Barangkali itu mejadi sebab kelapangan rezekimu di dunia.

5. Jika engkau bukanlah seorang yang mengusai banyak ilmu agama, maka ajarkanlah alif ba' ta' kepada anak2 mu, setidaknya itu menjadi amal jariyah untukmu yang tak akan terputus pahalanya meski engkau berada di alam kuburmu.

6. Jika engkau tidak bisa berbuat kebaikan sama sekali. Maka tahanlah tangan dan lisanmu dari menyakiti, setidaknya itu menjadi sedekah untuk dirimu.

Al-Imam Ibnul Mubarak Rahimahullah berkata :

رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ

"Berapa banyak amalan kecil, akan tetapi menjadi besar karena niat pelakunya. Dan berapa banyak amalan besar, menjadi kecil karena niat pelakunya”

Jangan pernah meremehkan kebaikan, bisa jadi seseorang itu masuk surga bukan karena puasa sunnahnya, bukan karena panjang shalat malamnya tapi bisa jadi karena akhlak baiknya dan sabarnya ia ketika musibah datang melanda

Rasulullah bersabda :

 لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ 

"Jangan sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun (hanya)bertemu dengan saudaramu dalam keadaan tersenyum". (HR. Muslim)


Demikian mengenai pesan indah dari Mbah Maimun Zubair yang bisa kita teladani dan kita praktekan dalam berkehidupan. Mari selalu berusah berprilaku positif, semangat meraih hasil terbaik serta saling mendoakan akan keberkahan..Aamiin. Semoga bermanfaat.


.

July 21, 2019

Kata Mutiara Kyai Sepuh, 4 Nasehat Mbah Maimun Zubair Beserta Do'anya

Salah satu kyai sepuh yang hingga saat ini masih hidup dan juga masih eksis di duni pesantren adalah KH Maimun Zubair (Mbah Moen). Beliu ketika berceramah atau sedang mengajari muridnya kerap kali memberikan kata mutiara dan nasihat-nasihat yang sangat luar biasa.

Berikut ini kata mutiara (nasehat) mbah maimun yang perlu kita contoh dan lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau ngendiko (mengatakan) :

"Cung... lek nyuwun Allah Ta'ala kui ojo akeh-akeh. Papat wae wes cukup"

1- Nyuwun nikmate urip.
2- Nyuwun rizqi lumintu.
3- Nyuwun keluarga tentrem.
4- Nyuwun bejo donyo akhirat.

Wes iku wae. Faham yo.. (Nak... kalau meminta kepada Allah Ta'ala itu jangan banyak-banyak. Empat saja sudah cukup:

1. Mintalah nikmatnya hidup.
2. Minta rezeki melimpah barokah.
3. Minta keluarga tentram damai sejahtera.
4. Minta keberuntungan dunia akhirat.

Sudah itu saja. Faham ya..

Dan berikut ini do'a-do'a dari Mbah Maimun yang bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari :

1. Do'a mensyukuri nikmat 

Do'a Nabi Sulaiman:

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّال


 2. Doa untuk minta rezeki 

Do’a Nabi Isa:

اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآَخِرِنَا وَآَيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقيْن

3. Doa menginginkan anak yang baik 

 Doa Nabi Zakariyya:

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ


4. Doanya hamba-hamba Allah yang beriman

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

5. Doanya Nabi Ibrohim

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

6. Doa minta keberuntungan 

Doa Nabi Muhammad :

اللَّهُمَّ إنَّا نَسْألُكَ مُوجِباتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزائِمَ مَغْفِرَتِكَ، والسَّلامَةَ مِنْ كُلِّ إثمٍ، والغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، والفَوْزَ بالجَنَّةِ، والنَّجاةَ مِنَ النَّارِ
 

7. Doa minta kebaikan dunia dan akhirat

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ


Demikian mengenai kata mutiara kyai sepeuh dari KH Maimun Zubair yang bisa kita jadikan atau amalakan dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga manfaat dan barokah. Amin..

December 8, 2018

Adab Bersalaman Yang Benar Kepada Orang Tua Atau Guru

Bersamalaman merupakan slah satu budaya Indonesia yang sudah melekat dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan masyarakat Indonesia khususnya yang beragama Islam bersalaman dengan mencium tangan dilakukan oleh orang yang usianya lebih muda kepada orang yang lebih tua, misalkan kepada orang tua kita, guru, ulama, dan orang yang memiliki kedudukan dan ilmu yang terhormat.

Lantas yang menjadi pertanyaan, bagaimana padangan Islam mengenai bersalaman dengan cara mencium tangan? Apakah itu diperbolehkan atau bahkan tidak.

Dalam Islam sendiri budaya bersalaman dengan cara mencium tangan sudah ada sejak zaman rasulullah SAW. Sebagaimana dalam sebuah hadist dari Jabir ra ia berkata : "Bahwa suatu ketika Umar bin Khatab bergegas jalan menuju Rasulullah SAW dan kemudia mencium tangan beliau" (HR Ahamd)

Dalam sebuah hadist lain juga dijelaskan dari Usamah bin Syarik, beliau berkata : "Kami bertemu Rasulullah SAW kemudian kami mencium tanganya"
Berdasarkan keterangan hadist diatas, dapat disimpulkan bawasanya bersalaman dengan cara mencium tangan sudah ada sejak jaman rasulullah SAW dan hal yang demikian itu tidak dilarang oleh Rasulullah, karena beliau tidak pernah menolak ketika ada seseorang yang bersalam dengan cara mencium tangannya. Adapaun maksud dari mencium tangan sendiri adalah untuk menghormati dan meluapakan rasa kasih sayang. baik itu kepada orang tua, guru, maaupun orang yang memiliki kedudukan ilmu yang lebih tinggi dan terhormat.

Adapaun cara bersalaman kepada orang tua, guru, atau ulama adalah dengan cara mencium tangan dan ketika mencium tersebut yang dicium adalah hidungnya bukan ko malah ditempelkan dipipinya saja. karena jika yang kita cium adalah hidungnya ada keberkahan sendiri yang akan kita dapat melalui perantara atau wasilah orang tersebut. Namun kenyataanya sebagian besar ketika anak bersalaman kepada orang tua atau guru tidak dengan cara mencium akan tetapi hanya ditempelkan di pipi saja. Adapaun yang masih menerapakan dengan cara mencium hidungnya adalah anak-anak yang didup dikalangan pesantren saja.

Demikianlah mengnai penjelasan Adab bersalaman kepada orang tua ataupun guru. Semoga dengan penjelasan tersebut bis amenambah wawasan bagi kita semua.