Showing posts with label amalan dalam rumah tangga. Show all posts
Showing posts with label amalan dalam rumah tangga. Show all posts

July 25, 2019

Lafadz Bacaan Do'a Agar Selamat Dunia dan Akhirat Lengkap Dengan Latin dan Terjemahnya

Dalam menjalani kehidupan berbagai musibah dapat terjadi kapan saja dan dimana saja.  Adapun tujuan dari sebuah kehidupan setiap muslim adalah agar supaya bisa selamat, entah itu selamat di dunia dan yang paling utama adalah selamat kelak di akhirat nanti. Agar kita bisa selamat tentunya harus di imbangi dengan berdoa dan ikhtiyar atau melakukan perbuatan yang baik yang mana dengan perbuatan baik tersebut akan mendapatkan ridho dari Allah Subhanahu wata'ala.
Untuk itu selain kita menjalankan segala perintahserta menjauhi segala larangannya, penting juga agar kita selalu bertawajuh memohon dan memanjatkan do'a dengan penuh rasa keikhlasan dan khidmat dengan tujuan agar mendapatkan keridhoaan dari Allah. Dengan kita berdo'a selamat inilah salah satu cara agar kita bisa meraih keselamatan di dunia dan akhirat.

Membaca doa selamat dunia dan akhirat ini sangat penting bagi kita. Kita harus sadar diri sebagai manusia yang sangat lemah, kalau tidak dengan pertolongan Allah maka kita tidak akan bisa berbuat apa-apa. Sebagaimana Imam Ghozali berkata : Apakah faedah doa, sementara ketentuan Allah tiada dapat tertolak? Namun ketahuilah bahwasanya sebagian dari ketentuan Allah dapat tertolak petakanya yaitu sebab dengan doa. Maka bisa diambil kesimpulan dengan doa bisa menjadi sebab atas tertolaknya petaka.

Nah, bagaimana lafadz momohon agar selamat dunia dan akhirat? Mari kita simak dibawah ini.

Doa Selamat Dunia Khirat


اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ
Doa Selamat Dunia Akhirat Latin

Allahumma inna nas-aluka aslaamatan fid dinoni wa 'aafiyatan fil jasadi wa ziyadatan fil 'ilmi wa barokatan fir rizqi wa taubatan qoblal mauti wa rohmatan 'indal mauti wa maghfirotan ba'dal mauti

Artinya
"Ya Allah, kami memohon kepada-Mu keselamatan dalam agama, dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rizqi. Serta taubat sebelum mati dan rahmat di waktu mati, dan ampunan sesudah mati."


Doa Keselamatan Keluarga Dunia dan Akhirat

اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِى سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ
Doa Latin

Allahhumma hawwin alainna fii sakaraatil mauti wannajaata minan naari wal afwa indal hisaabi

Artinya :
"Ya Allah, mudahkanlah kami saat pencabutan nyawa, selamatkan dari apai neraka dan mendapatkan kemaaafan ketika amal diperhitungkan."

Doa Selamat Dunia Akhirat Umum

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Doa Latin

Rabbanna aatinaa fiddunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, waqina adzaa ban naar

Artinya :
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka."

Selain doa diatas, untuk memohon keselamatan dunai dan akhirat, bisa juga memanjatkan doa keselamatan dunia dan akhirat di bawah ini :
اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ
Doa Latin

Allahumma innaa nas-alukal 'afwa wal aafiyata fiddiini wad dun-ya wal aakhiroti

Artinya :
"Ya Allah, kami mohon ampunan kepada-Mu dan limpahkanlah kesejahteraan agama dunia dan akhirat."

Demikian mengenai doa agar diberikan keselamatan dunia dan akhirat yang bisa anda baca dan amalkan setiap saat. Akan tetapi lebih baiknya jika doa ini diamalkan setelah melakukan sholat fardhu.

July 23, 2019

Lafadz Doa Agar di Karuniai Anak Laki-laki yang Sholeh

Setiap pasangan hidup pasti menginginkan yang namanaya anak. Anak sendiri adalah suatu rezeki yang sangat istimewa yang diberikan oelh Allah bagi pasangan suami istri. Anak juga merupakan amanah dari Allah Subhanhu wata'ala yang harus kita selalu jaga dan kita sayangi. Untuk dikarunia seorang anak terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama. Semua itu tergantung pada Allah mau memberikan anak kapan waktunya.

Disamping menambah kebahagian dslam berumah tangga anak juga sebagai investasi bagi kedua orang tua baik itu di dunia maupun kelak diakhirat nanti. Dengan adanya anak yang sholeh dan sholihah diharapakan akan menjadi salah satu  pahala yang tidak akan putus amalanya bagi kedua orang tua.

Terkadang banyak orang tua yang menginginkan agar dikarunai anak laki-laki, apalagi anak pertama kebanyakan orang tua berharap agar anaknya laki-laki agar bisa menjaga keluarga, sedangkan sifat anak laki-laki sendiri lebih dominan bisa melindungi. Ada banyak faktor yang mempengaruhi orang tua ingin mempunyai anak laki-laki, salah satunya karena sudah ada anak perempuan.

Nah bagi kalian yang sudah berumah tangga dan ingin dikarunia seorang anak laki-laki, hendaklah ketika disaat awal kehamilan memegang perut istrinya seraya membaca doa berikut ini :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ إنِّي أُسَمِّي مَا فِي بَطْنِ زَوْجَتِى مُحَمَّدًا فَاجْعَلْهُ لِي ذَكَرًا بِحَقِّ صَاحِبِ هذَا الاِسْمِ الشَّرِيْفِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Doa Latin :
Allahumma inni usammi maa fi bathni zaujatii muhammadan faj'alhu lii dzakaran, bihaqqi shohibi hadzal ismisy syariif sayyidina muhammadan shallallahu 'alaihi wasallam

Artinya :
"Ya Allah, sesungguhnya aku akan memberi nama anak dalam kandungan istriku ini "Muhammad". Maka jadikanlah ia anak lelaki bagiku, berkat pemilik nama yang mulia ini, yakni sayyidina Muhammad SAW."

Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam kitabnya Tuhfatul habib ala syarhil khotib juga meriwayatkan sebuah doa agar bisa diamalkan agar mempunyai anak laki-laki.

عَنْ رَسُولِ اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – أَنَّ مَنْ أَرَادَ أَنْ تَلِدَ امْرَأَتُهُ ذَكَرًا فَإِنَّهُ يَضَعُ يَدَهُ عَلَى بَطْنِهَا فِي أَوَّلِ الْحَمْلِ وَيَقُولُ: بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ إنِّي أُسَمِّي مَا فِي بَطْنِهَا مُحَمَّدًا فَاجْعَلْهُ لِي ذَكَرًا فَإِنَّهُ يُولَدُ ذَكَرًا إنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى

Artinya :
"Dari Rasulullah Saw, "Barang siapa yang isngin istrinya melahirkan anak laki-laki hendaklah ia (suami) meletakkan tanganya diperut istrinya ketika awal kehamilan, lalu berdoa "Dengan nam Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, sesungguhnya aku akan memberi nama anak dalam kandunganya (istriku) Muhammad, maka jadikanlah ia anak laki-laki bagiku."

Maka insya Allah dengan izin Allah anak yang akan terlahir adalah laki-laki.

Demikaian mengenai doa agar dikaruniai anak laki-laki yang bisa anda amalkan. Dan semoga dengan doa diatas tadi doa kita diijavbah oleh Allah. Amin

June 20, 2019

Hakikat Ilmu Dalam Al Quran

Dalam proposal komprehensif ilmu pengetahuan, di samping Al-Quran menekankan penelaahan terhadap fenomena-fenomena alam dan insani dengan menggunakan indera dan empiris, juga mengutuhkan penelaahan ini dengan perenungan dan penalaran rasional yang, pada akhirnya, semua itu jatuh dalam rangkulan agama.

Dengan memperhatikan kedalaman dimensi ketuhanan dari fenomena alam dalam kaitannya dengan kekuatan pencipta, Al-Quran menempatkan ilmu yang diperoleh dari indera, empiris, akal, iman dan takwa sebagai fasilitas manusia dalam rangka penyempurnaan dan pengembangan diri.

Definisi yang dipilih oleh Murtadha Muthahari untuk esensi ilmu dalam pandangan Al-Quran adalah mengenal ayat yang, atas dasar itu, seluruh alam merupakan ayat dan tanda kebesaran Allah Swt. Allamah Ja’fari mengenalkannya dengan nama “pengetahuan pengingat”. Dengan demikian, ilmu pengetahuan dalam Al-Quran telah membuka jalan menyingkap ayat dan kesan-kesan Ilahi dengan mengajak manusia untuk menelaah sejarah, alam, dan dirinya sendiri.

Dengan begitu, maka di samping meningkatnya level ilmu dalam mengenal berbagai hubungan dan relasi antarfenomena di alam ini, Al-Quran akan menguak lapisan-lapisan terdalam pengetahuannya melalui pengenalan akan hubungan berbagai fenomena dan tanda-tanda dengan makna fundamental keberadaan dan mengarahkan manusia ke jalan kebahagiaan dan keselamatan. Allamah Thabathabai mendefinisikan esensi ilmu dalam sastra bahasa Al-Quran demikian, “Pada prinsipnya, ilmu dalam bahasa Al-Quran adalah keyakinan pada Allah Swt. dan ayat-ayat-Nya”.

Pada tempat lain, ia beliau menulis, “Al-Quran menyerukan ilmu-ilmu ini dengan syarat menjadi penuntun kepada kebenaran dan hakikat, mengandung pandangan dunia hakiki yang menempatkan ketuhanan berada di atasnya. Jika tidak demikian, maka ilmu yang digagas untuk menggairahkan manusia dan mencegahnya dari kebenaran dan hakikat, dalam kamus Al-Quran, adalah sinonim dengan kebodohan. Demikian pula Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulum Al-Din dan Al-Kasyani dalam Mahajjat Al-Baydha’ mengenalkan ilmu dengan definisi demikian, “Ilmu juga digunakan pada Allah Swt., ayat-ayat-Nya, dan perbuatan-Nya terhadap hamba-Nya dan makhluk-Nya.”

Para peneliti berusaha keras mendeskripsikan teori ilmu dalam Al-Quran, akan tetapi perlu dicatat bahwa dalam Al-Quran, kata ilmu tidak dipergunakan dalam bentuk jamak, karena ilmu tidak lebih dari satu, yaitu pengenalan akan Allah Swt., efek-Nya dan tanda-tanda-Nya yang tak terhingga dan tampak bertebaran di alam eksternal dan alam internal manusia, dan alat pengantarnya adalah mengenal ayat yang mengelola segenap fasilitas pengetahuan manusia dalam rangka memenuhi dan mencapai tujuan penciptaan dan mengawal maju manusia secara teoretis dan praktis. “Al-Quran mengenalkan ilmu dan yakin sebagai tujuan penciptaan, sedangkan ibadah sendiri diungkapkan sebagai tujuan menengah, karena dalam surah Al-Dzariat, Allah Swt. berfirman, “Tidak Aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah”, dan dalam surah Al-Hijr berfirman, “Dan sembahlah Tuhanmu sampai yakin datang kepadamu.” Karena itu, walaupun ibadah merupakan tujuan, akan tetapi tujuan terutama adalah yakin, yakni pengetahuan yang terjaga dari kesalahan dan perubahan.

Tafsir Yang Berhubungan Dengan Hakikat Ilmu

1. Tafsir ayat ke 11 surah al Mujadalah

Artinya: “Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

Penjelasan Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan membenarkan Rasul-Nya, apabila dikatakan kepadamu, berikanlah kelapangan di dalam majlis Rasulullah saw atau di dalam majlis peperangan, berikanlah olehmu kelapangan niscaya Allah akan melapangkan rahmat dan rezekiNya bagimu di tempat-tempatmu di dalam surga”. Para sahabat berlomba berdekatan dengan tempat duduk Rasulullah SAW Telah dikeluarkan oleh Ibnu Abu Hatim dari muqatil, dia berkata: Adalah Rasulullah saw pada hari jumat ada shuffah, sedang tempat itu pun sempit.

Beliau menghormati orang-orang yang ikut perang Badar, baik mereka itu Muhajirin maupun Anshar. Maka datanglah beberapa orang diantara mereka itu, diantaranya Tsabit Ibnu Qais. Mereka telah didahului orang dalam hal tempat duduk. Lalu mereka pun berdiri dihadapan Rasulullah saw kemudian mereka mengucapkan “ Assalamu alaikum wahai Nabi wa rahmatullahi wa barakatuh ” Beliau menjawab salam mereka. Kemudian mereka menyalami orang-orang dan orang-orang pun menjawab salam mereka.

Mereka berdiri menunggu untuk diberi kelapangan bagi mereka, tetapi mereka tidak diberi kelapangan. Hal itu terasa berat oleh Rasulullah saw. Lalu Beliau mengatakan kepada orang-orang yang ada di sekitar beliau, “ berdirilah engkau wahai Fulan, berdirilah engkau wahai Fulan. Beliau menyuruh beberapa orang untuk berdiri sesuai dengan jumlah mereka yang datang. Hal itu pun tampak berat oleh mereka, dan ketidakenakan Beliau tampak oleh mereka. Orang-orang munafik mengecam yang demikian itu dan mengatakan, “ Demi Allah, dia tidaklah adil kepada mereka. Orang-orang itu telah mengambil tempat duduk mereka dan ingin berdekatan dengannya. Tetapi dia menyuruh mereka berdiri dan menyuruh duduk orang-orang yang datang terlambat.” Maka turunlah ayat itu. Berkata Al-Hasan, adalah para sahabat berdesak-desak dalam majlis peperangan apabila mereka berbaris untuk berbaris untuk berperang, sehingga sebagian mereka tidak memberikan kelapangan kepada sebagian yang lain karena keinginannya untuk mati syahid. Dan dari ayat ini kita mengetahui:

• Para sahabat berlomba-lomba untuk berdekatan dengan tempat duduk Rasulullah saw untuk mendengarkan pembicaraan beliau, karena pembicaraan beliau mengandung banyak kebaikan dan keutamaan yang besar. Oleh karena itu maka beliau mengatakan, “ hendaklah duduk berdekatan denganku orang-orang yang dewasa dan berakal diantara kamu.”

• Perintah untuk memberi kelonggaran dalam majlis dan tidak merapatkannya apabila hal itu mungkin, sebab yang demikian ini akan menimbulkan rasa cinta di dalam hati dan kebersamaan dalam mendengar hukum-hukum agama.

• Orang yang melapangkan kepada hamba-hamba allah pintu-pintu kebaikan dan kesenangan, akan dilapangkan baginya kebaikan-kebaikan di dunia dan di akhirat.

Ringkasnya, ayat ini mencakup pemberian kelapangan dalam menyampaikan segala macam kepada kaum muslimin dan dalam menyenangkannya. Apabila kamu diminta untuk berdiri dari majlis Rasulullah saw maka berdirilah kamu, sebab Rasulullah saw itu terkadang ingin sendirian guna merencanakan urusan-urusan agama atau menunaikan beberapa tugas khusus yang tidak dapat ditunaikan atau disempurnakan penunaiannya kecuali dalam keadaan sendiri. Apabila kamu diminta untuk berdiri dari majlis Rasulullah saw maka berdirilah kamu, mereka telah menjadikan hukum ini umum sehingga mereka mengatakan apabila pemilik majlis mengatakan kepada siapa yang ada di majlisnya, “ berdirilah kamu ” maka sebaiknya kata-kata itu diikuti.

Allah meninggikan orang-orang mukmin dengan mengikuti perintah-perintahNya dan perintah Rasul, khususnya orang yang berilmu diantara mereka derajat-derajat yang banyak dalam hal pahala dan tingkat-tingkat keridhaan. Ringkasnya, sesungguhnya wahai orang mukmin apabila salah seorang diantara kamu memberikan kelapangan bagi saudaranya ketika saudaranya itu datang atau jika ia disuruh keluar lalu ia keluar, maka hendaklah ia tidak menyangka sama sekali bahwa hal itu mengurangi haknya.

Bahwa yang demikian merupakan peningkatan dan penambahan bagi kedekatannya di sisi Tuhannya. Allah Ta’ala tidak akan menyia-nyiakan yang demikian itu tetapi Dia akan membalasnya di dunia dan di akhirat. Sebab barang siapa yang tawadu’ kepada perintah Allah maka Allah akan mengangkat derajat dan menyiarkan namanya. Allah mengetahui segala perbuatanmu. Tidak ada yang samar bagi-Nya, siapa yang taat dan siapa yang durhaka diantara kamu. Dia akan membalas kamu semua dengan amal perbuatanmu. Orang yang berbuat baik dibalas dengan kebaikan dan orang yang berbuat buruk akan dibalas-Nya dengan apa yang pantas baginya atau diampuninya

2. Tafsir ayat ke 114 surat Thaha

Artinya : “Maka Maha Tinggi Allah raja yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu[946], dan Katakanlah: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.” (Q.S Thaha:114)

Maksudnya: Nabi Muhammad s.a.w. dilarang oleh Allah menirukan bacaan Jibril a.s. kalimat demi kalimat, sebelum Jibril a.s. selesai membacakannya, agar dapat Nabi Muhammad s.a.w. menghafal dan memahami betul-betul ayat yang diturunkan itu. Maha suci Allah – yang kuasa untuk memerintah dan melarang. Yang berhak untuk diharapkan janji-Nya dan ditakuti ancaman-Nya, yaitu yang tetap dan tidak berubah – dari penurunan Alquran kepada mereka tidak mengenai tujuan yang untuk itu ia diturunkan, yaitu mereka meninggalkan perbuatan maksiat dan melakukan segala ketaatan.

Tidak diragukan lagi, ayat ini mengandung perintah untuk mengkaji Alquran dan penjelasan bahwa segala anjuran dan laranganNya adalah siasat Ilahiyah yang mengandung kemaslahatan dunia dan akhirat, hanya orang yang dibiarkan oleh Allah lah yang akan menyimpang daripadaNya; dan bahwa janji serta ancaman yang dikandungnya benar seluruhnya, tidak dicampuri dengan kebatilan; bahwa orang yang haq adalah orang yang mengikutinya dan orang yang batil adalah orang yang berpaling dari memikirkan larangan-laranganNya. Janganlah kamu tergesa-gesa membacanya di dalam hatimu sebelum jibril selesai menyampaikannya kepadamu. Diriwayatkan apabila jibril menyampaikan Alquran Nabi saw mengikutinya dengan mengucapkan setiap huruf dan kalimat, karena beliau khawatir tidak dapat menghafalnya.

Maka beliau dilarang berbuat demikian karena barangkali mengucapkan kalimat akan membuatnya lengah untuk mendengarkan kalimat berikutnya. Mengenai hal ini Allah Ta’ala menurunkan firman-Nya:

Artinya: “Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Quran karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya. Sesungguhnya atas tanggungan kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya Maka ikutilah bacaannya itu. Kemudian, Sesungguhnya atas tanggungan kamilah penjelasannya.

Maksudnya: Nabi Muhammad s.a.w. dilarang oleh Allah menirukan bacaan Jibril a.s. kalimat demi kalimat, sebelum Jibril a.s. selesai membacakannya, agar dapat Nabi Muhammad s.a.w. menghafal dan memahami betul-betul ayat yang diturunkan itu. ringkasan: dengarkanlah baik-baik dan diamlah ketikka wahyu turun dengan membawa alquran kepadamu; hingga apabila malaikat selesai membacakannya, maka bacalah sesudahnya. Mohonlah tambahan ilmu kepada Allah tanpa kamu tergesa-gesa membaca wahyu karena apa yang diwahyukan kepadamu itu akan kekal.


June 16, 2019

Amalan Atau Doa Agar Cepat di Beri Keturunan

Setiap pasangan suami istri yang sudah menikah pasti mengharapkan yang namanya seorang keturunan atau anak, dengan hadirny debuah keturunan rasanya telah lengkap dalam berumah tangga. Untuk memiliki sebuah anak berbagai ikhtiyar baik itu lahir ataupun batin terus dilakukan agar bisa hamil. Mereka juga menkonsumsi makanan atau minuman agar dapat meningkatkan kesuburan ataupun sesuatu agar bisa cepat terjadinya proses kehamilan.

Yang ingin punya anak, yang masih mengandung, yang di fonis mandul silahkan baca.

Dari Ummi Salim (Istri dari Guru Sayyid Alwalid Al Habib Umar bin Hafidz)
Bismillahir Rahmanir Rahiim.

Untuk siapa yang Mendambakan Kehamilan (Walau telah di vonis dokter mandul)

1.Baca istighfar 10.000 kali setiap hari, selama 1 minggu, Boleh dicicil, dengan syarat menghadap kiblat dan dalam keadaan berwudhu'.

2.Baca surat Alfateha 41 kali, setelah sholat sunnah fajar (sebelum sholat subuh) selama 40 hari, Agar bisa genap 40 hari, orang perempuan dianjurkan mengkonsumsi obat penunda haid.

Agar kehamilan kuat dan tak gugur ijasah dari Guru Mulia Al Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz :

Disarankan membaca "Yaa Hasiib" 7 kali, setiap selesai sholat wajib (sambil mengelus perut).

Adab dan do'a bagi wanita hamil hingga proses melahirkan :

Para salafus sholeh mendidik anak-anak mereka semenjak dari kandungan dengan cara mengajak istrinya diwaktu hamil untuk selalu melakukan amalan2 baik seperti membaca alqur'an hingga hattam berkali-kali, bersholawat, dzikir dan selalu mendo'akan anak yang dikandung dengan harapan supaya menjadi anak yang sholeh, qurrotul 'ain Rasulullah SAW, berbakti kepada orang tuanya, mengikuti jejak para salafussholeh, menjadi orang yang bermanfaat dalam agama untuk dirinya dan umat islam dll.

Adapun do'a buat wanita hamil banyak dan diantarannya :

Do'a untuk wanita hamil (dari Habib Abdul Qodir bin Ahmad Assegaf)

Dibaca setiap habis sholat lima waktu

بسم الله الرّحمن الرّحيم

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد، اللَّهُمَّ احْفَظْ وَلَدِيْ مَا دَامَ فِيْ بَطْنِي وَاشْفِهِ مَعَ أُمَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ نَبِيِّكَ وَ رَسُوْلِكَ، أَنْتَ شَافٍ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاءُكَ شِفَاءً عَاجِلاً لاَيُغَادِرُ سَقَمًا، اللَّهُمَّ  صَوِّرْهُ فِيْ بَطْنِيْ صُوْرَةً  حَسَنَةً، وَثَبِّتْ قَلْبَهُ إِيْمَانًا بِكَ وَ بِرَسُوْلِكَ، اللَّهُمَّ  أَخْرِجْهُ مِنْ بَطْنِيْ وَقْتَ وِلاَدَتِيْ سَهْلاً وَ سَلِيْمًا فِيْ الدُّنْيا و الآخرة، و تقبل دعاءنا كما تقبلت دعاء نبيك و رسولك سيدنا محمد صلى الله عليه و آله و سلم، اللهم احفظ الولد الذي أَخْرَجَكَ مِنْ عَالَمِ الظَّلاَمِ إِلَى عَالَمِ النُّوْرِ وَ اجْعَلْهُ صَحِيْحًا كَامِلاً عَاقِلاً لَطِيْفَا، اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ شَهِيْدًا وَ مُبَارَكًا و َعَالِمًا وَ حَافِظًا مِنْ كَلاَمِكَ اْلمَكْنُوْنِ وَكِتَابِكَ الْمَحْفُوْظِ، اللّهُمَّ طَوِّلْ عُمْرَهُ وَ صَحِّحْ جَسَدَهُ وَأَفْصِحْهُ لِقِرَاءَةِ اْلقُرْآنِ اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ صَبْرًا مِنَ اْلمَرَضِ وَ اْلأَسْقَامِ وَالْعَطَشِ بِبَرْكَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلهِ وَ سَلَّمَ وَ جَمِيْعِ اْلأَنْبِيَاءِ وَ اْلمُرْسَلِيْنَ وَ اْلمَلاَئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ، إِنَّ اللهَ وَ مَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيْ يَآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمَا، وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ اْلحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ.آمين

Do'a dari Al Habib Ahmad bin Hasan Al Athos di dalam kitab tadzkirun nas agar tidak keguguran insyaallah, maka dianjurkan bagi wanita hamil untuk meletakkan tangannya diatas perutnya sambil membaca ya hasiib 7 kali disetiap habis sholat 5 waktu :
يا حسيب x٧

Dan adapun do'a untuk memudahkan proses melahirkan sebagaimana yang disebutkan dalam kitab al-adzkar dari hadist Rasulullah SAW dan diamalkan salafussholeh, yaitu terlebih dahulu membaca ayat kursi :

اللهُ لآَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ و َلاَ نَوْمُُ، لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَ مَا فِي اْلأَرْضِ، مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَ مَاخَلْفَهُمْ و َلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَ اْلأَرْضَ، و َلاَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا و َهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيم.

Lalu bacalah ayat dibawah ini 3 kali:

إِنَّ رَبَّكُمُ اللهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ و الأرض في ستة أيام ثم استوى على العرش. يغشي الليل و النهار يطلبه حثيثا و الشمس و القمر و النجوم مسخرات بأمره. الا له الخلق و الأمر. تبارك الله رب العالمين x٣

Kemudian baca surat al ikhlas dan mu'awwidzatain dan al fatehah :

بسم الله الرحمن الرحيم
قل هو الله أحد، الله الصمد، لم يلد و لم يولد، و لم يَكُـنْ لَهُ كُفُـوًا أَحَـدٌ

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ، مِنْ شَرِّ ماَ خَلَقَ، و َمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ، و َمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ، و َمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَد

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ، مَلِكِ النَّاسِ، إِلَهِ النَّاسِ، مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ، الذي يوسوس في صدور الناس، من الجنة و الناس

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، الرحمن الرحيم، مالك يوم الدين، إياك نعبد و إياك نستعين، اهدنا الصراط المستقيم، صراط الذين أنعمت عليهم غير المغضوب عليهم و لا الضآلين. آمين

Kemudian perbanyaklah do'a alkarb :

لا إله إلا الله اْلعَظَيم الحليمِْ، لا إله إلا الله رب العرش العظيم، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَ الأَرَضِيْنَ السَّبْعِ وَ رَبُّ اْلعَرْشِ اْلكَرِيْمِ.

Kemudian bagi suami dianjurkan untuk memperbanyak bacaan do'a dibawah ini ketika istrinya sudah ada tanda2 melahirkan :

حنا ولدت مريم، مريم ولدت عيسى أخرج أيها المولود بإذن الملك المعبود

Apabila bayi lahir maka lakukanlah sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW, yaitu adzan ditelinga kanan dan iqomat ditelinga kiri kemudian membaca surat al ikhlas :

بسم الله الرّحمن الرّحيم

ُقل هو الله أحد، الله الصمد، لم يلد و لم يولد، و لم يَكُـنْ لَهُ كُفُـوًا أَحَـدٌ

Dan diantara amalan salafuna sholeh membacakan dan tangan diatas kepala anak kecil atau masih bayi surat Al Qodar 3x :
بسم الله الرحمن الرحيم
إنا أنزلنه في ليلة القدر، و مآ أدرىك ما ليلة القدر، ليلة القدر خير من ألف شهر، تنزل الملائكة و الروح فيها بإذن ربهم من كل أمر، سلام هي حتى مطلع الفجر.

Kemudian membaca surat alam nasyroh dan tangan didada bayi atau anak kecil :
بسم الله الرحمن الرحيم
ألم نشرح لك صدرك، و وضعنا عنك وزرك، الذي أنقض ظهرك، و رفعنا لك ذكرك، فإن مع العسر يسرا، إن مع العسر يسرا، فإذا فرغت فانصب، و إلى ربك فارغب.

Didalam kitab ALFAWAIDUL MUKHTAR
 
OLEH HABIB ZEIN BIN SUMAITH dinukil dari amalan salaf, dianjurkan agar (orang tua) memegang kepala anaknya sambil membaca do'a :
الشهيد الشهيد x٧  البار البار x٧

Dan disebutkan didalam nasehat Al Habib Aly bin Muhammad Al Habsyi tentang amalan diatas insyaallah kelak ketika dewasa menjadi anak yang sholeh sesuai apa yang diharapkan orang tuanya.
Ada sebagian amalan ketika bayi baru lahir yaitu dengan menulis dikening dihari kelahiran bayi kalimat basmalah بسم الله الرحمن الرحيم kemudian hari berikutnya ditulis huruf-huruf hijaiyah begitu seterusnya ditiap harinya sampai selesai dari huruf-huruf tersebut, setelah itu tulislah asma'ul husna ditiap harinya dari kalimat Allah sampai Asshobur.

Jika perilaku dan sikap anak2 anda tidak sesuai dengan tabiat anda yaitu tidak berbudi baik, maka do'akanlah mereka :
اللهم بارك لي في أولادي، و احفظهم و لا تضرهم، و ارزقني برهم.

Disamping mereka para salafussholeh menekankan pendidikan agama dan keteladanan akhlak yang terpuji untuk anak2x dan keluarga dirumah mereka, dahulu kaum salafussholeh mendidik anak2 mereka agar percaya penuh kepada Allah dan mengagungkan perintah-perintahnya sejak mereka masih kecil.
orang maghrabi menyuruh kaum ibu yang sedang menyusui anak-anaknya untuk berdzikir kepada Allah sembari memberikan air susu kepada anaknya (sebagaimana disebutkan oleh Al Habib Aly bin Muhammad Al Habsyi).

Sesungguhnya perempuaan yang sedang hamil memperoleh pahala seperti pahalanya orang yang sedang berpuasa sambil perang di jalan Allah.





Itulah bebrapa amalan atau doa yang bisa anda lakukan, bagi anda yang belum diberikan keturunan atau anak oleh Allah. Insya Allah dengan izin Allah anda akan segera diberikan anak. Semoga bermanfaat

January 9, 2019

Amalan dan Doa Agar Rumah Tangga Sakinah Mawadah Warahmah

Memiliki keluarga bahagia merupakan salah satu tujuan dan impian bagi seseorang sudah berkeluarga. Namun dalam hidup berumah tangga pasti ada yang namanya masalah, namun alangkah baiknya jika masalah tersebut bisa diselesaikan bersama dan dengan berpegang pada Allah SWT dan ikhtiyar dengan doa seraya ibadah kepada-Nya. Dan salah satu doa yang bisa anda amalkan atau lakukan adalah doa agar rumah tangga menjadi sakinah mawadah warahmah, dan doa ini pula adalah salah satu doa yang dianjrkan oleh Nabi Muhammad SAW dan bisa dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan rumah tangga.












Doa merupakan salah satu kunci yang sangat utama dalam berbagai usaha. Doa tanpa usaha sama halnya dengan kebohongan, dan usaha tanpa doa juga sama halnya dengan kebohongan, jadi kedua hal tersebut saling berkaitan dan sama kuatnya untuk kita perjuangkan dalam menggapai sebuah cita-cita atau impian.

Dalam kesempatan kali ini saya akan memberikan beberapa doa dan amalan mustajab untuk kebagian dalam rumah tangga aagar bisa menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah.

Doa Agar Keluarga Sakinah Mawadah Warahmah

Artinya : "Yaa Allah rekatkanlah kami, perbaikilah hubungan kami, tunjukan kepada kami jalan-jalan keselamatan. Selamatkan kami dari kegelapan menuju cahaya dan jauhkanlah kami dari segala kemungkaran yang nampak maupun tersembunyi. Berkahilah kami dalam pendengaran, penglihatan, hati, pasangan hidup dan keturunan kami. Terimalah taubat kami, karena sesungguhnya Engkau maha pemberi Taubat  dan maha penyayang. Jadikanlah kami orang-orang yang bersyukur atas segala nikmat-Mu, maka sempurnakanlah nikmat-Mu, memuji nikmat-Mu dan menerima nikmat-Mu, maka sempurnakanlah nikmat-Mu atas kami. Dan semoga keselamatan tercurahkan kepada Nabi kami Muhammad dan atas keluargan-Nya dan sahabat-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam"

Sedangkan amalan-nya sendiri adalah sebagai berikut

قراءة سورةالاخلاص 3 مرات عند دخول المنزل تنفي الفقر عن اهل المنزل وعن الجيران

Membaca surat Al_ikhlas 3x ketika masuk rumah, agar menghilangkan kefakiran bagi penghuni rumah dan tetangganya.

قراءة اية الكرسي عند دخول المنزل  تورث الالفة بين اهل المنزل.

Membaca Ayat kursi ketika masuk rumah, agar melahirkan rasa kasih sayang diantara penghuni rumah.

فمن اراد ان يكون في بيته الالفة والرزق فلا يترك اية الكرسي والاخلاص كلما دخل منزله.

Barang siapa yang menginginkan rumahnya penuh dengan kasih sayang dan rizki yang melimpah, Maka jangan lupa untuk membaca ayat kursi dan surat Al_ikhlas setiap masuk rumah.

Amalan tersebut merupakan amalan yang diberikan oleh Al Habib Umar Al Hafidz dalam sebuah majlis.

 Itulah amalan dan doa agar terciptanya keluarga yang sakinah mawadah dan warahmah. Dan semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca dan khalayak umum.