Showing posts with label kata mutiara mbah maimun. Show all posts
Showing posts with label kata mutiara mbah maimun. Show all posts

August 9, 2019

Mbah Maimun Ternyata Seorang Wali Sejak Kecil

Dalam cerita tutur, pada tahun 90-an ada seorang kiai yang masyhur dengan kewaliannya di daerah Gunung Pring Magelang,  yang sering  dipanggil Mbah Mad. Mbah Mad ini putra dari Mbah Dalhar Wathucongol atau Mbah Mad yang lain, saya sendiri tidak tahu persisnya?. Mbah Mad ini menjadi jujukan para santri berkelana dan orang - orang yang mempunyai problem dalam  kehidupannya untuk dicarikan solusinya. Dan sekaligus menjadi tempat bertanya tentang kewalian seorang kiai, baik yang sudah meninggal atau yang masih hidup.
Salah satunya adalah seorang santri sepuh dari daerah Purwodadi yang sering sowan beliau. Dia iseng bertanya tentang para Masyayikh Bandungsari; menawi Mbah Masyhuri, Mbah Muslih Bandung sari niku wali mboten mbah?. "kuburan e tak tileane disek", tidak selang lama lalu ngendikan: "wali iku...bla...bla...", Jawab Mbah Mad.

Tidak disangka- sangka Mbah Mad memanjangkan obrolannya dan juga membahas kiai-kiai yang lain di Jawa Tengah, dan sempat menyinggung Mbah Moen dan Mbah Sahal Mahfudz; "Nek Maimun, Sahal iku wali awet cilek". Katanya.

Setelah sekian lama, santri sepuh tadi sowan kepada Kiai Wahid Zuhdi- rahimahu Allah- dan menceritakan kembali dawuhnya Mbah Mad. Kiai Wahid manggut-manggut sepertinya menyetujui, dan sempat dawuh : " Nek mbah Mad seng ngendikan aku ngandel".

Kewalian itu terkadang sejalan dengan keilmuannya, maka ada istilah "quthbul Ilmi". Kaia Wahid -Allahu yarham- sering bercerita Mbah Moen itu kalau mengaji tidak pernah mutholaah terlebih dahulu, berbeda dengan abahnya, Mbah Zubair, sebelum mengaji mutholaah terlebih dahulu. Dan juga berkata: "kalau kealiman seseorang sebab mutholaah itu biasanya tidak kuat. Yang kuat itu yang bima fataha Allah". Silahkan simpulkan sendiri.

اللهم انفعنا بعلومهم و أفض لنا من بركتهم أمين


August 8, 2019

Silsilah Mbah Maimun Zubair Ternyata Sampai Rasulullah

Baru-baru ini tepatnya tanggal 6 Agustus 2019/ 5 Dzulhijjah 1434 H. Beliau lahir Sarang, Rembang 28 Oktober 1928 dan tutup usia ketika umur 91 tahun. Mbah Maimun Zubair Meninggal dunia di Mekah saat beliau menjalankan ibadah Haji. Mbah Maimun di makmalkan di Ma'la, tempat pemakaman beliau ini juga tempat makamnya sayidatina Khadijah istri Rasulullah Saw.

Beberapa ulama jawa juga banyak yang dimakamkan di Ma'la seperti Syekh Nawawi Al Bantani, Syekh Khotib Al-Minangkabawi, Syekh Amin al-Qutbhi Al-Lomboky serta beberapa keluarga ketirunan Rasulullah Saw, yaitu Sayyid Ibrahim (putra Rasulullah) dan guru Mbah Maimun yaitu Sayyid Muhammad bin Alwi al-Maliki juga dimakamkan di Ma'la.



Kini Indonesia telah kehilangan sosok kiai yang sangat kharismatik dan sangat peduli dengan bangsa Indonesia terutama tentang kemerdekaan. Dan selalu mendukung tentang pancasila dan UUD 45.

Perlu anda ketahui ternyata silsilah Mbah Maimun sampai dengan Rasulullah, dan berikut silsilah beliau :

Nasab Pancer/Sayyid

KH Maimun Zubair melalui Sunan Giri al Hasani

1. RASULULLAH SAW
2. Sayyidatina Fatimah al-Batul
3. Sayyidina Hasan as-Sibth
4. Sayyid Hasan al-Mutsanna
5. Sayyid Abdullah al-Mahd
6. Sayyid Musa al-Jawn
7. Sayyid Abdullah
8. Sayyid Musa
9. Sayyid Daud
10. Sayyid Muhammad
11. Sayyid Yahya az-Zahid
12. Sayyid Abdullah
13. Sayyid Janki Dausat
14. Sayyid Musa
15. Sayyid Syaikh Abdul Qodir al-Jilani
16. Sayyid Shalih
17. Sayyid Abdul Jabbar
18. Sayyid Abdullah Hazim
19. Sayyid Abdul Aziz
20. Sayyid Ibrahim
21. Sayyid Ya'qub (Maulana Ishaq)
22. Sayyid Muhammad 'Ainul Yaqin (Sunan Giri)
23. R. Ali Panembahan Kulon
24. Pangeran Pakabunan
25. R. Abdulloh Karang Jarak Gresik
26. R. Husain Mentaras Dukun Gresik
27. R. Muhammad Macan Putih Gresik
28. K. Imam Qomaruddin
29. K. Puteh Podang Tuban
30. K. Munandar
31. K. Carik Waridjo
32. K. Dahlan
33. K. Zuber
34. K. Maimun Sarang

Demikian mengenai silsilah Mbah Maimun Zubair yang ternyata sampai Rasulullah Saw. Semoga dapat menjadi pengetahuan bagi kalangan muslimin.

(Penulis:  TB. M. Nurfadhil Satya Tirtayasa Al-Husaini Al-Bantani)

August 7, 2019

6 Pesan Indah Mbah Maimun Zubair

Baru-baru ini tepatnya tanggal 6 Agustus 2019/ 5 Dzulhijjah 1434 H Mbah Maimun Zubair Meninggal dunia di Mekah saat beliau menjalankan ibadah Haji. Mbah Maimun di makmalkan di Ma'la, tempat pemakaman beliau ini juga tempat makamnya sayidatina Khadijah istri Rasulullah Saw. Beberapa ulama jawa juga banyak yang dimakamkan di Ma'la seperti Syekh Nawawi Al Bantani, Syekh Khotib Al-Minangkabawi, Syekh Amin al-Qutbhi Al-Lomboky serta beberapa keluarga ketirunan Rasulullah Saw, yaitu Sayyid Ibrahim (putra Rasulullah) dan guru Mbah Maimun yaitu Sayyid Muhammad bin Alwi al-Maliki juga dimakamkan di Ma'la.

Sewaktu masih hidup Beliu ketika berceramah atau sedang mengajari muridnya kerap kali memberikan kata mutiara dan pesan yang indah yang sangat luar biasa sekali maknanya.

Adapun pesan indah Mbah Maimun Zubair antara lain adalah :

1. Jika engkau melihat seekor semut terpeleset dan jatuh di air, maka angkat dan tolonglah. Barangkali itu menjadi penyebab ampunan bagimu di akherat kelak.

2. Jika engkau menjumpai batu kecil di jalan yang bisa menggangu jalannya kaum muslimin, maka singkirkanlah. Barangkali itu menjadi penyebab dimudahkannya jalanmu menuju syurganya Allah.

3. Jika engkau menjumpai anak ayam terpisah dari induknya, maka ambil dan susulkan ia dengan induknya. Semoga itu menjadi penyebab Allah mengumpulkan dirimu dan keluargamu di surga.

4. Jika engkau melihat orang tua membutuhkan tumpangan, maka antarkanlah ia. Barangkali itu mejadi sebab kelapangan rezekimu di dunia.

5. Jika engkau bukanlah seorang yang mengusai banyak ilmu agama, maka ajarkanlah alif ba' ta' kepada anak2 mu, setidaknya itu menjadi amal jariyah untukmu yang tak akan terputus pahalanya meski engkau berada di alam kuburmu.

6. Jika engkau tidak bisa berbuat kebaikan sama sekali. Maka tahanlah tangan dan lisanmu dari menyakiti, setidaknya itu menjadi sedekah untuk dirimu.

Al-Imam Ibnul Mubarak Rahimahullah berkata :

رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ

"Berapa banyak amalan kecil, akan tetapi menjadi besar karena niat pelakunya. Dan berapa banyak amalan besar, menjadi kecil karena niat pelakunya”

Jangan pernah meremehkan kebaikan, bisa jadi seseorang itu masuk surga bukan karena puasa sunnahnya, bukan karena panjang shalat malamnya tapi bisa jadi karena akhlak baiknya dan sabarnya ia ketika musibah datang melanda

Rasulullah bersabda :

 لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ 

"Jangan sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun (hanya)bertemu dengan saudaramu dalam keadaan tersenyum". (HR. Muslim)


Demikian mengenai pesan indah dari Mbah Maimun Zubair yang bisa kita teladani dan kita praktekan dalam berkehidupan. Mari selalu berusah berprilaku positif, semangat meraih hasil terbaik serta saling mendoakan akan keberkahan..Aamiin. Semoga bermanfaat.


.

July 21, 2019

Kata Mutiara Kyai Sepuh, 4 Nasehat Mbah Maimun Zubair Beserta Do'anya

Salah satu kyai sepuh yang hingga saat ini masih hidup dan juga masih eksis di duni pesantren adalah KH Maimun Zubair (Mbah Moen). Beliu ketika berceramah atau sedang mengajari muridnya kerap kali memberikan kata mutiara dan nasihat-nasihat yang sangat luar biasa.

Berikut ini kata mutiara (nasehat) mbah maimun yang perlu kita contoh dan lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau ngendiko (mengatakan) :

"Cung... lek nyuwun Allah Ta'ala kui ojo akeh-akeh. Papat wae wes cukup"

1- Nyuwun nikmate urip.
2- Nyuwun rizqi lumintu.
3- Nyuwun keluarga tentrem.
4- Nyuwun bejo donyo akhirat.

Wes iku wae. Faham yo.. (Nak... kalau meminta kepada Allah Ta'ala itu jangan banyak-banyak. Empat saja sudah cukup:

1. Mintalah nikmatnya hidup.
2. Minta rezeki melimpah barokah.
3. Minta keluarga tentram damai sejahtera.
4. Minta keberuntungan dunia akhirat.

Sudah itu saja. Faham ya..

Dan berikut ini do'a-do'a dari Mbah Maimun yang bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari :

1. Do'a mensyukuri nikmat 

Do'a Nabi Sulaiman:

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّال


 2. Doa untuk minta rezeki 

Do’a Nabi Isa:

اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآَخِرِنَا وَآَيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقيْن

3. Doa menginginkan anak yang baik 

 Doa Nabi Zakariyya:

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ


4. Doanya hamba-hamba Allah yang beriman

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

5. Doanya Nabi Ibrohim

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

6. Doa minta keberuntungan 

Doa Nabi Muhammad :

اللَّهُمَّ إنَّا نَسْألُكَ مُوجِباتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزائِمَ مَغْفِرَتِكَ، والسَّلامَةَ مِنْ كُلِّ إثمٍ، والغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، والفَوْزَ بالجَنَّةِ، والنَّجاةَ مِنَ النَّارِ
 

7. Doa minta kebaikan dunia dan akhirat

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ


Demikian mengenai kata mutiara kyai sepeuh dari KH Maimun Zubair yang bisa kita jadikan atau amalakan dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga manfaat dan barokah. Amin..